Menu

Mode Gelap
Risma Desak Dewas Periksa Penyidik KPK, Soroti Aliran Dana “Ketok Palu” ke Tim Pemenangan Masnah–BBS Mantan Kadisdik Jambi dan Dua Tersangka Lain Ditahan, Kasus Korupsi DAK Rugikan Negara Rp21,8 Miliar Kerinci juara inflansi: kartu kuning untuk pemerintah kabupaten kerinci PT SMM Ditutup Paksa Warga: “Lingkungan Kami Jangan Dirusak, Turunkan Kades!” GBRK Desak Evaluasi Jabatan Komisaris Utama Bank 9 Jambi, Soroti Potensi Pelanggaran UU Pelayanan Publik Berkekuatan Hukum Tetap! Kemendikti Serahkan Tata Kelola Universitas Batanghari Sepenuhnya ke Yayasan

Headline

Seluas Mata Memandang, Kebun Sawit Suprapti Sudah Rata Dengan Tanah

badge-check


					Seluas Mata Memandang, Kebun Sawit Suprapti Sudah Rata Dengan Tanah Perbesar

Seluas Mata Memandang, Kebun Sawit Suprapti Sudah Rata Dengan Tanah

 

Muaro Jambi, – Tanpa ada toleransi terhadap ganti rugi tanaman sawit miliknya, yang seluas mata memandang, kebun sawit milik Suprapti sudah rata dengan tanah.

 

Bersama tim media investigasi langsung ke lokasi kebun sawit milik Suprapti warga kelurahan pijon kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (26/11/2024).

 

Akibat serakahnya pengelola proyek Tol Jambi-Betung sesi IV Tempino-IC Ness tahun 2024. Suprapti yang seorang janda dan buruh pabrik harus mengalami kerugian yang tak terhingga. Sebanyak kurang lebih 300 batang tanaman kelapa sawit nya sudah tidak berdiri lagi.

 

Semua itu diduga ulah vendor penyuplai tanah urug ke proyek Tol di wilayah pijoan. Berdasarkan informasi, vendor pemilik perusahaan penyuplai tanah urug tersebut pengusaha dari daerah Pekanbaru.

 

Entah setan apa yang merasukinya, sehingga 300 batang tanaman kelapa sawit milik Suprapti tersebut dihancurkan.

 

Datang bersama anak bu Suprapti, tim media yang turun ke lokasi menyaksikan apa yang diceritakan. Memang benar kurang lebih 3 hektar lahan perkebunan kelapa sawit tersebut sudah tidak utuh lagi, tanah nya sudah digali yang diduga untuk penimbunan proyek jalan tol.

 

” Kurang lebih 3 hektar yang dirusak, dan kurang lebih 300 batang tanaman kelapa sawit dimusnahkan ” jelas anak bu Suprapti.

 

Lanjutnya ” sekitar 20 tahunan usia tanaman kelapa sawit kami yang dirusak tersebut, dari sinilah tempat sumber kehidupan kami peninggalan almarhum ayah kami. Usaha orang tua kami dimusnahkan begitu bae, tanpa perundingan terlebih dahulu.” Tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Kadisdik Jambi dan Dua Tersangka Lain Ditahan, Kasus Korupsi DAK Rugikan Negara Rp21,8 Miliar

4 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kerinci juara inflansi: kartu kuning untuk pemerintah kabupaten kerinci

4 Mei 2026 - 15:30 WIB

PT SMM Ditutup Paksa Warga: “Lingkungan Kami Jangan Dirusak, Turunkan Kades!”

4 Mei 2026 - 14:39 WIB

Tren Positif! Harga Emas Antam Naik ke Rp2.880.000 Juta per Gram

21 April 2026 - 03:44 WIB

Prediksi Harga Emas Berpotensi Tembus Level Tinggi, Ini Titik yang Dibidik

20 April 2026 - 09:40 WIB

Trending di Headline