Menu

Mode Gelap
Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan

Headline

Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra

badge-check


					Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra Perbesar

Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra

Jambi – Misteri kematian Aipda Hendra, anggota Polres Muaro Jambi, akhirnya terungkap. Hasil penelusuran tim elangnusantara.com dan penyelidikan aparat kepolisian menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat penganiayaan, yang dipicu oleh persoalan utang sebesar Rp150 ribu.

Pelaku penganiayaan berinisial N, diketahui merupakan anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Jambi. Ia kini telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung menjelaskan, motif utama penganiayaan adalah karena pelaku tersinggung saat ditagih utang oleh korban.

“Pelaku emosi karena tidak terima ditagih utang Rp150 ribu oleh korban, hingga akhirnya melakukan penganiayaan yang menyebabkan Aipda Hendra meninggal dunia,” ujarnya, Sabtu (24/05/2025).

Peristiwa tragis ini menggegerkan warga RT 26, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Jasad korban ditemukan pada Selasa siang, 20 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, dalam kondisi mengenaskan: tergeletak di ruangan samping rumah, hanya mengenakan celana jeans panjang tanpa atasan.

Korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar pada Minggu, 18 Mei 2025. Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi, tersangka N diketahui sebagai orang terakhir yang bertemu dengan Aipda Hendra sebelum korban ditemukan meninggal.

Kasus ini masih terus didalami, termasuk kemungkinan adanya motif lain yang melatarbelakangi penganiayaan tersebut. Namun sejauh ini, penyidik menyimpulkan bahwa masalah utang menjadi pemicu utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline