Menu

Mode Gelap
Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi PMII Jambi Desak Kejelasan Hukum Kasus DAK Disdik, Soroti Nama Gubernur dalam Persidangan Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara! Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi Pengembang Terkenal di Kasang Pudak Berinisial F Diduga Menjadi Dalang Kasus Penyerobotan Tanah dan Jual Beli Ganda

Headline

Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra

badge-check


					Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra Perbesar

Persoalan Utang Rp150 Ribu Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Terhadap Aipda Hendra

Jambi – Misteri kematian Aipda Hendra, anggota Polres Muaro Jambi, akhirnya terungkap. Hasil penelusuran tim elangnusantara.com dan penyelidikan aparat kepolisian menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat penganiayaan, yang dipicu oleh persoalan utang sebesar Rp150 ribu.

Pelaku penganiayaan berinisial N, diketahui merupakan anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Jambi. Ia kini telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung menjelaskan, motif utama penganiayaan adalah karena pelaku tersinggung saat ditagih utang oleh korban.

“Pelaku emosi karena tidak terima ditagih utang Rp150 ribu oleh korban, hingga akhirnya melakukan penganiayaan yang menyebabkan Aipda Hendra meninggal dunia,” ujarnya, Sabtu (24/05/2025).

Peristiwa tragis ini menggegerkan warga RT 26, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Jasad korban ditemukan pada Selasa siang, 20 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, dalam kondisi mengenaskan: tergeletak di ruangan samping rumah, hanya mengenakan celana jeans panjang tanpa atasan.

Korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar pada Minggu, 18 Mei 2025. Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi, tersangka N diketahui sebagai orang terakhir yang bertemu dengan Aipda Hendra sebelum korban ditemukan meninggal.

Kasus ini masih terus didalami, termasuk kemungkinan adanya motif lain yang melatarbelakangi penganiayaan tersebut. Namun sejauh ini, penyidik menyimpulkan bahwa masalah utang menjadi pemicu utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi

6 Maret 2026 - 03:10 WIB

Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan

5 Maret 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

5 Maret 2026 - 09:12 WIB

Trending di Headline