Menu

Mode Gelap
Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015 Zulhas Bantah Isu Kopdes di Tengah Laut: “Gimana Nyemennya?” Heboh! 135 Kopdes Merah Putih ‘Berada’ di Laut? Ketika Data Digital Lebih Cepat daripada Verifikasi

Jambi

Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat

badge-check


					Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat Perbesar

Jambi, 31 Mei 2026 – elangnusantara.com – Di tengah tantangan sektor energi nasional yang terus berupaya mengejar target produksi minyak dan gas bumi (migas), Provinsi Jambi justru menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Kolaborasi antara masyarakat, koperasi, UMKM, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta SKK Migas mulai membuahkan hasil dan disebut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan lifting minyak nasional.

Berdasarkan berbagai laporan sektor hulu migas, program pengelolaan sumur masyarakat yang sebelumnya identik dengan aktivitas informal kini mulai diarahkan ke jalur yang lebih legal, terstruktur, dan berada di bawah pengawasan negara. Langkah ini tidak hanya menjadi upaya meningkatkan produksi minyak nasional, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah penghasil migas.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, sebelumnya melaporkan bahwa sejumlah kerja sama antara Pertamina Hulu Rokan (PHR) dengan koperasi, BUMD, dan UMKM di wilayah Jambi serta Sumatera Selatan telah resmi ditandatangani. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan peningkatan produksi minyak nasional melalui skema Sumur Masyarakat (Sumas).

Di Jambi sendiri, geliat pengelolaan sumur masyarakat mulai menunjukkan hasil yang cukup mencolok. Salah satu UMKM yang terlibat dalam program tersebut bahkan dilaporkan mampu menghasilkan ribuan barel minyak per hari. Produksi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa potensi migas rakyat dapat menjadi salah satu penopang lifting nasional apabila dikelola secara legal, profesional, dan memenuhi standar keselamatan kerja serta lingkungan.

Tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produksi, program ini juga disebut memberikan efek ekonomi langsung kepada masyarakat. Keterlibatan koperasi, UMKM, dan BUMD membuka peluang pendapatan baru yang selama ini sulit dirasakan oleh warga di sekitar wilayah migas. Pemerintah pun berharap skema tersebut mampu mengurangi praktik-praktik ilegal sekaligus menciptakan tata kelola migas yang lebih transparan.

Keberhasilan lifting perdana minyak rakyat di kawasan Tempino pada akhir 2025 menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah pengelolaan migas masyarakat di Jambi. Momentum tersebut menunjukkan bahwa minyak hasil produksi masyarakat dapat masuk ke rantai industri resmi dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Meski demikian, sejumlah kalangan menilai keberhasilan program ini harus diiringi dengan pengawasan ketat terhadap aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, serta transparansi pengelolaan hasil produksi. Jangan sampai semangat meningkatkan lifting nasional justru membuka ruang bagi praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan di masa mendatang.

Dengan potensi migas yang masih cukup besar, Jambi kini menjadi salah satu daerah yang dipandang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan industri migas menjadi bukti bahwa peningkatan produksi tidak hanya dapat dilakukan oleh perusahaan besar, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat lokal yang dikelola secara sah dan terintegrasi dalam sistem energi nasional.

“Lifting naik bukan hanya soal angka produksi, tetapi juga bagaimana sumber daya alam mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek hukum, keselamatan, dan lingkungan,” menjadi pesan yang kini terus digaungkan dalam transformasi pengelolaan migas rakyat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi

8 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan

8 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan

6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015

6 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Zulhas Bantah Isu Kopdes di Tengah Laut: “Gimana Nyemennya?”

6 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Trending di Jambi