Menu

Mode Gelap
Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara! Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi Pengembang Terkenal di Kasang Pudak Berinisial F Diduga Menjadi Dalang Kasus Penyerobotan Tanah dan Jual Beli Ganda Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

Headline

Tongkang Hantam Keramba Lagi, Warga Pematang Jering Ngamuk: Ini Bukan Kejadian Pertama!

badge-check


					Tongkang Hantam Keramba Lagi, Warga Pematang Jering Ngamuk: Ini Bukan Kejadian Pertama! Perbesar

Pematang Jering — Seolah Sungai Batanghari kini berubah fungsi jadi arena adu balap tongkang, puluhan warga Desa Pematang Jering akhirnya turun tangan. Bukan untuk menonton, tapi karena keramba ikan mereka lagi-lagi jadi korban tabrakan kapal batu bara. Bukan satu dua kali, tapi sudah empat kali. Empat kali!

Sabtu pagi, 31 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, amarah warga pecah. Mereka mendatangi tongkang batu bara yang nyaris jadi simbol abai dan arogan. Aksi ini pun viral di media sosial. Dalam salah satu video, terdengar suara warga yang frustrasi, sambil menunjuk tongkang kosong tanpa awak yang tersandar manis di tengah sungai.

“Tengok ha, kep nyo dak do, kapalnyo dak do! Ni bahayo ni kalau hanyut,” kata seorang warga dalam video, setengah marah, setengah bingung, seperti bertanya: Siapa yang sebenarnya menyetir provinsi ini?

Warga makin kesal karena keramba yang hancur bukan sekadar bambu dan jaring. Itu harapan panen. Itu tabungan. Itu hidup. Dan sekarang, hancur sudah 20 unit keramba—bukan karena banjir, tapi karena tongkang zombie yang berkeliaran tanpa sopir.

Mantan anggota DPRD Muaro Jambi, Zulkifli, yang ikut turun ke lokasi bersama Pol Airud, mengaku geram.

“Hancur lebur dibuatnyo. Sudah 20 keramba ditabraknya. Kerugian Rp500 juta lebih. Kami minta ganti rugi!” tegasnya.

Zulkifli menambahkan, kejadian ini bukan drama satu episode. Ini musim keempat. Dan belum ada “sutradara” yang bertanggung jawab. Hauling batu bara, yang katanya demi ekonomi daerah, malah menggilas ekonomi warga kecil.

Dan yang paling menyedihkan? Gubernur Jambi belum juga terlihat di tepi sungai. Padahal di situ, masyarakat menanti: minimal jawaban, syukur-syukur empati.

Untuk saat ini, warga hanya bisa menjaga keramba sambil berdoa—agar tongkang berikutnya tidak datang membawa maut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi

6 Maret 2026 - 03:10 WIB

Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan

5 Maret 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

5 Maret 2026 - 09:12 WIB

Donatur Misterius Sumbangkan 21 Kg Emas untuk Perbaikan Pipa Air Kota Osaka Jepang

22 Februari 2026 - 12:04 WIB

Trending di Headline

atm138

atm138

mpo500 slot

mpo500 link login

mpo500 link login

mpo500 login

mpo500 login

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

https://drinkydrinkproject.com/

https://drinkydrinkproject.com/martini/

https://clubshenonkop.com/

mpo500

mpo500

mpo500

https://theabqreviews.com/

https://theabqreviews.com/2023/03/14/padillas-mexican-kitchen/

https://solosluteva.com/

https://maackitchen.com/