Menu

Mode Gelap
Polisi dan BPN Ukur Ulang Lahan di RT 20 Kasang Pudak, Dugaan Jual Beli Ganda dan Pergeseran Patok Disorot Polisi Gerebek Markas Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan Prediksi Harga Emas Antam 7 Mei 2026 Bergerak Fluktuatif, Investor Diminta Waspada Pasal 613 KUHP Jadi Kunci, Penegak Hukum Diminta Utamakan Sanksi Administratif Digerebek Istri di Kamar Kos, Oknum Wakil Dekan UIN STS Jambi Dinonaktifkan Risma Desak Dewas Periksa Penyidik KPK, Soroti Aliran Dana “Ketok Palu” ke Tim Pemenangan Masnah–BBS

Headline

Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump

badge-check


					Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump Perbesar

Jakarta, 24 Maret 2026 – elangnusantara.com – Harga emas dunia berhasil memangkas koreksi tajam setelah sempat mengalami tekanan signifikan pada awal perdagangan. Perubahan arah ini terjadi menyusul pernyataan tak terduga dari Donald Trump terkait dinamika konflik di Timur Tengah.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas sempat anjlok hingga lebih dari 5 persen dan menyentuh level sekitar US$4.200-an per ons. Penurunan ini mencerminkan kepanikan pasar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta tekanan dari ekspektasi kebijakan moneter global.

Namun situasi berbalik dalam waktu singkat. Pernyataan Donald Trump yang mengisyaratkan peluang de-eskalasi konflik langsung meredakan kekhawatiran investor. Sentimen pasar pun berubah, mendorong harga emas untuk bangkit dan memangkas sebagian besar kerugiannya.

Analis menilai, pergerakan tajam ini menunjukkan bahwa pasar global saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Tidak hanya data ekonomi, tetapi juga pernyataan tokoh politik mampu memicu perubahan signifikan dalam waktu singkat.

Selain emas, sejumlah logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium juga mengalami tekanan dalam perdagangan yang sama. Hal ini menandakan adanya pergeseran strategi investor di tengah ketidakpastian global.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap suku bunga yang lebih tinggi turut menjadi faktor yang menekan daya tarik emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas cenderung ditinggalkan ketika instrumen lain seperti obligasi menjadi lebih menarik.

Meski demikian, ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah—khususnya yang melibatkan Iran—masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar. Setiap perkembangan terbaru berpotensi kembali memicu volatilitas tinggi.

Ke depan, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Investor diimbau untuk mencermati perkembangan geopolitik global serta kebijakan ekonomi negara-negara besar sebelum mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Gerebek Markas Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

9 Mei 2026 - 11:28 WIB

Prediksi Harga Emas Antam 7 Mei 2026 Bergerak Fluktuatif, Investor Diminta Waspada

8 Mei 2026 - 04:36 WIB

Mantan Kadisdik Jambi dan Dua Tersangka Lain Ditahan, Kasus Korupsi DAK Rugikan Negara Rp21,8 Miliar

4 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kerinci juara inflansi: kartu kuning untuk pemerintah kabupaten kerinci

4 Mei 2026 - 15:30 WIB

PT SMM Ditutup Paksa Warga: “Lingkungan Kami Jangan Dirusak, Turunkan Kades!”

4 Mei 2026 - 14:39 WIB

Trending di Headline