Menu

Mode Gelap
Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara! Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi Pengembang Terkenal di Kasang Pudak Berinisial F Diduga Menjadi Dalang Kasus Penyerobotan Tanah dan Jual Beli Ganda Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

Headline

Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat!

badge-check


					Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat! Perbesar

Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat!

Oleh: Ahmed Zidan Saputra: Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN STS Jambi

SAROLANGUN | 3 Mei 2025 | Berdasarkan data pengadaan yang dirangkum dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sarolangun, sekretariat DPRD Kabupaten Sarolangun menggelontorkan dana miliaran rupiah pada 2025 untuk pengadaan barang dan rehabilitasi berbagai fasilitas di rumah dinas jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sarolangun. Dikutip dari: jambi link 2/05/2025.

Wacana ini menjadi kegaduhan dikalangan masyarakat, karena momentum wacana ini tidak selaras dengan INPRES No.1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Tentu ini menimbulkan banyak tanda tanya dari elemen masyarakat, terutama saya sebagai mahasiswa asal kabupaten sarolangun yang memandang ini sebagai sesuatu yang sensitif terhadap situasi rakyat per hari ini. Banyak hal lain yang menjadi prioritas dan urgensi bagi kebutuhan rakyat, bukan malah sebaliknya membangun istana yang hanya dinikmati para pimpinan.

Walaupun wacana ini telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya dan sesuai aturan, namun tidak etis dan tidak bermoral kiranya mewujudkan wacana ini ditengah kondisi masyarakat per hari ini. Fasilitas umum, pendidikan, infrastruktur jalan, ekonomi yang seharusnya menjadi skala prioritas, malah di nomor duakan.

Dengan renovasi sekretariat hingga miliaran rupiah, kritik mengemuka terkait alokasi anggaran yang dianggap tidak mencerminkan kebutuhan prioritas kepada rakyat. Tidak ada urgensi yang mendesak ketimbang skala prioritas rakyat yang sudah ada di depan mata.

Kemewahan ini menciderai keadilan di mata masyarakat, di tengah maraknya anak-anak stunting, fasilitas sekolah yang memperihatinkan, infrastruktur jalan yang hancur dan kebutuhan pokok yang sulit dijangkau.

Moralitas wakil rakyat kali ini dipertanyakan, seharusnya wakil rakyat mengutamakan kepentingan rakyat. Sebagai mana dalam asas “Vox populi, vox dei” suara rakyat adalah suara tuhan. Apakah hari ini di Kabupaten Sarolangun, rakyat masih menjadi penentu kebijakan politik atau hanya sekedar alat yang dipergunakan untuk melanggengkan kekuasaan semata ? ketika rakyat menolak untuk melaksanakan wacana ini apakah para wakil rakyat akan mendengarkan suara rakyat atau justru diam membisu ?

Seruan pemerintah terkait efisiensi anggaran seolah menjadi jargon belaka ketika alokasi dana diperuntukkan untuk kemewahan pimpinan.

Dana sebesar ini tentunya lebih bermanfaat dan efektif jika di alokasikan untuk program langsung, seperti bantuan pendidikan atau perbaikan layanan kesehatan masyarakat

DPRD Kabupaten Sarolangun diharapkan menjadi contoh bagi rakyat, dengan menunjukkan sikap sederhana dan memprioritaskan kesejahteraan rakyat.

Kemewahan ini akan menimbulkan citra buruk parlemen, sementara rakyat masih bergelut untuk memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Harapan rakyat kedepan DPRD harus lebih bijak, dimana pengelolaan anggaran diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat yang tidak bisa diabaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi

6 Maret 2026 - 03:10 WIB

Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan

5 Maret 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

5 Maret 2026 - 09:12 WIB

Donatur Misterius Sumbangkan 21 Kg Emas untuk Perbaikan Pipa Air Kota Osaka Jepang

22 Februari 2026 - 12:04 WIB

Trending di Headline

atm138

atm138

mpo500 slot

mpo500 link login

mpo500 link login

mpo500 login

mpo500 login

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

https://drinkydrinkproject.com/

https://drinkydrinkproject.com/martini/

https://clubshenonkop.com/

mpo500

mpo500

mpo500

https://theabqreviews.com/

https://theabqreviews.com/2023/03/14/padillas-mexican-kitchen/

https://solosluteva.com/

https://maackitchen.com/