Menu

Mode Gelap
KPK Jambi Akan Gelar Aksi di Mapolda Jambi, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Distribusi BBM Bersubsidi Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi

Headline

Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat!

badge-check


					Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat! Perbesar

Di Tengah Efesiensi Anggaran: Ketua DPRD Sarolangun Rehab Rumah Dinas Menjadi Istana ditengah Penderitaan Rakyat!

Oleh: Ahmed Zidan Saputra: Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN STS Jambi

SAROLANGUN | 3 Mei 2025 | Berdasarkan data pengadaan yang dirangkum dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sarolangun, sekretariat DPRD Kabupaten Sarolangun menggelontorkan dana miliaran rupiah pada 2025 untuk pengadaan barang dan rehabilitasi berbagai fasilitas di rumah dinas jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sarolangun. Dikutip dari: jambi link 2/05/2025.

Wacana ini menjadi kegaduhan dikalangan masyarakat, karena momentum wacana ini tidak selaras dengan INPRES No.1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Tentu ini menimbulkan banyak tanda tanya dari elemen masyarakat, terutama saya sebagai mahasiswa asal kabupaten sarolangun yang memandang ini sebagai sesuatu yang sensitif terhadap situasi rakyat per hari ini. Banyak hal lain yang menjadi prioritas dan urgensi bagi kebutuhan rakyat, bukan malah sebaliknya membangun istana yang hanya dinikmati para pimpinan.

Walaupun wacana ini telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya dan sesuai aturan, namun tidak etis dan tidak bermoral kiranya mewujudkan wacana ini ditengah kondisi masyarakat per hari ini. Fasilitas umum, pendidikan, infrastruktur jalan, ekonomi yang seharusnya menjadi skala prioritas, malah di nomor duakan.

Dengan renovasi sekretariat hingga miliaran rupiah, kritik mengemuka terkait alokasi anggaran yang dianggap tidak mencerminkan kebutuhan prioritas kepada rakyat. Tidak ada urgensi yang mendesak ketimbang skala prioritas rakyat yang sudah ada di depan mata.

Kemewahan ini menciderai keadilan di mata masyarakat, di tengah maraknya anak-anak stunting, fasilitas sekolah yang memperihatinkan, infrastruktur jalan yang hancur dan kebutuhan pokok yang sulit dijangkau.

Moralitas wakil rakyat kali ini dipertanyakan, seharusnya wakil rakyat mengutamakan kepentingan rakyat. Sebagai mana dalam asas “Vox populi, vox dei” suara rakyat adalah suara tuhan. Apakah hari ini di Kabupaten Sarolangun, rakyat masih menjadi penentu kebijakan politik atau hanya sekedar alat yang dipergunakan untuk melanggengkan kekuasaan semata ? ketika rakyat menolak untuk melaksanakan wacana ini apakah para wakil rakyat akan mendengarkan suara rakyat atau justru diam membisu ?

Seruan pemerintah terkait efisiensi anggaran seolah menjadi jargon belaka ketika alokasi dana diperuntukkan untuk kemewahan pimpinan.

Dana sebesar ini tentunya lebih bermanfaat dan efektif jika di alokasikan untuk program langsung, seperti bantuan pendidikan atau perbaikan layanan kesehatan masyarakat

DPRD Kabupaten Sarolangun diharapkan menjadi contoh bagi rakyat, dengan menunjukkan sikap sederhana dan memprioritaskan kesejahteraan rakyat.

Kemewahan ini akan menimbulkan citra buruk parlemen, sementara rakyat masih bergelut untuk memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Harapan rakyat kedepan DPRD harus lebih bijak, dimana pengelolaan anggaran diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat yang tidak bisa diabaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline