Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

Seminar Hari Anak 2025: Wujud Nyata UIN STS Jambi Sebagai Wadah Inklusif dan Vokal Terhadap Pengarus Utamaan gender

badge-check


					Seminar Hari Anak 2025: Wujud Nyata UIN STS Jambi Sebagai Wadah Inklusif dan Vokal Terhadap Pengarus Utamaan gender Perbesar

Jambi – Sebagai Duta Gender UIN STS Jambi tahun 2024, Ahmed Zidan Saputra berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan Seminar Hari Anak 2025 yang dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Juli 2025, di Amphiteather Rektorat UIN STS Jambi. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas LPPM UIN STS Jambi (PGAD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi. Seminar ini mengusung tema “Cerdas Bermedia Sosial: Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual” sebagai respon atas meningkatnya kasus eksploitasi seksual terhadap anak melalui platform digital.

Turut hadir memberikan sambutan membuka acara Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (Dr. H. Ayub Mursalin, M.A., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN STS Jambi (Dr. Fridiyanto, M. Pd. I.), Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (Nisaul Fadillah, M.Si., P.hD.), dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi.

Di akhir acara pembukaan, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi melalui Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) LPPM menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi. PKS bertajuk “Rumah Bersama Indonesia (RBI)” ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak, sekaligus mendorong pengembangan wilayah yang sensitif gender dan inklusif.

Peserta seminar terdiri dari mahasiswa, pelajar SMA/MAN, guru, dan dosen di wilayah Kota Jambi dan Muaro Jambi. “Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuka banyak ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi dunia. Namun, di balik kemudahan dan kecanggihan tersebut, tersimpan ancaman yang tidak bisa dianggap remeh—terutama bagi anak-anak dan remaja. Media sosial kini tak hanya menjadi ruang interaksi, tapi juga ladang kejahatan terselubung yang bisa mengintai siapa saja tanpa pandang usia. Maka anak muda harus bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Hari ini kampus UIN telah membuktikan jati dirinya sebagai kampus yang inklusif. melalui PGAD, UIN STS Jambi menjadi kampus promotor dalam isu-isu berbasis gender aktual”. Ujar Ahmed Zidan Saputra (Duta Gender, Anak, dan Disabilitas UIN STS Jambi 2024).

Melalui seminar ini, PGAD dan DPMPPA Kota Jambi ingin mendorong kesadaran bersama bagi siswa dan mahasiswa yang berada di Kota Jambi, dan Muaro Jambi sekitar mengenai pentingnya literasi digital, khususnya dalam hal keamanan dan perlindungan anak di dunia maya. “Saya juga menekankan bahwa menjadi Duta Gender bukan sekadar simbolik, melainkan sebuah tanggung jawab untuk ikut menyuarakan, menyadarkan, dan bergerak bersama masyarakat demi menciptakan ruang yang lebih aman dan setara bagi semua, terutama bagi mereka yang paling rentan—anak-anak.” Ujar Ahmed Zidan Saputra (Duta Gender, Anak, dan Disabilitas UIN STS Jambi 2024)

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Narasumber perwakilan dari PGAD maupun DPMPPA Kota Jambi dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Saya pribadi berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar, serta menjadi pemantik agar kita semua semakin peka dan sigap dalam melindungi anak-anak—baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

25 Mei 2026 - 00:06 WIB

Ketum PWDPI M. Nurullah RS: APH Wajib Telusuri Pemilik Bank Keliling dan Asal Usul Senjata Tajam/Peluru

25 Mei 2026 - 00:04 WIB

Ketua PC PMII Sarolangun, Nanda: Polres Harus Bertindak Tanpa Pandang Bulu Terhadap PETI

23 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di Headline