Menu

Mode Gelap
Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

Headline

Pengeroyokan di Halaman SMKN 9 Tangerang, Oknum LSM Gerhana Diduga Terlibat

badge-check


					Pengeroyokan di Halaman SMKN 9 Tangerang, Oknum LSM Gerhana Diduga Terlibat Perbesar

Pengeroyokan di Halaman SMKN 9 Tangerang, Oknum LSM Gerhana Diduga Terlibat

 

Tangerang, 18 Maret 2025 – Insiden pengeroyokan terjadi di halaman SMKN 9 Kabupaten Tangerang pada Senin (17/3) siang, sekitar pukul 12.10 WIB.

 

Kejadian ini mengakibatkan dua orang korban luka, yang diketahui merupakan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

 

Korban, yakni Karyono (49) dan Sunarto (44), mengalami luka akibat serangan fisik yang diduga dilakukan oleh dua oknum dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerhana.

 

Karyono mengalami luka tusuk di kepala bagian belakang, sementara Sunarto mengalami memar di hidung.

 

Kronologi Kejadian

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini bermula ketika dua orang yang mengaku sebagai anggota LSM Gerhana datang ke ruang Tata Usaha (TU) SMKN 9 Tangerang untuk menanyakan tanggapan terkait surat yang mereka kirim sebelumnya.

 

Setelah berdiskusi dengan pihak sekolah, kedua pelaku kemudian keluar dari gedung.

 

Namun, saat berada di depan gerbang sekolah, mereka terlibat cekcok mulut dengan korban.

 

Situasi semakin memanas hingga akhirnya terjadi aksi pemukulan dan penusukan.

 

Salah satu pelaku diduga menggunakan sebilah pisau atau badik untuk menyerang korban.

 

Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Sementara itu, polisi langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

Barang Bukti dan Penyelidikan Polisi

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya:

 

Satu buah helm

Bukti rekaman CCTV

Surat dari LSM Gerhana

 

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap dua terduga pelaku.

 

Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk staf sekolah yang sempat berinteraksi dengan pelaku sebelum insiden terjadi.

 

Antisipasi Bentrokan Susulan

 

Mengantisipasi kemungkinan aksi balasan, polisi juga bersiap untuk mencegah pergerakan massa dari anggota PSHT Rayon Solear.

 

Situasi masih dipantau guna menghindari eskalasi konflik antara kedua kelompok.

 

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, S.IK, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap aksi main hakim sendiri dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

 

“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini kepada pihak kepolisian.

 

Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah dalam kejadian ini,” tegasnya.

 

Insiden ini menjadi pengingat bahwa tindakan kekerasan harus ditindak secara hukum. Kepolisian saat ini terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik pengeroyokan ini dan memastikan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Keamanan dan ketertiban harus tetap dijaga demi kenyamanan bersama.

 

Reporter: Tim pwdpi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

22 Maret 2026 - 03:16 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Trending di Headline