Menu

Mode Gelap
Sekjen DPW PWDPI Provinsi Jambi Amri Mukti Mutapa, S.Pd Genap Berusia 30 Tahun, Pengurus Sampaikan Doa dan Harapan Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

Headline

Ketum PWDPI Bongkar Ratusan Ribu Ton Bantuan Beras Bulog Lampung Disimpangkan

badge-check


					Ketum PWDPI Bongkar Ratusan Ribu Ton Bantuan Beras Bulog Lampung Disimpangkan Perbesar

Ketum PWDPI Bongkar Ratusan Ribu Ton Bantuan Beras Bulog Lampung Disimpangkan

Lampung- Heboh..!! Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia ( PWDPI), M.Nurulah RS dapat Laporan jika bantuan beras masyarakat miskin dari Perum Bulog Lampung diduga mennyimpanng Ratusan ribu ton pada dari tahun 2023-2024.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari pengakuan sejumlah ketua rukun tetangga (RT) yang ada disejumlah kabupaten dan kota, yang minta namanya dirahasiakan.

“Pengakuan mereka jika pada bulan Januari sampai Oktober 2024, Masyarakat Miskin atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada diprovinsi Lampung rata-rata Hannya menerima bantuan paling bannyak 5-6 kali. Satu kali bantuan yakni 1 karung beras dengan jumlah 10 kg,”ungkap Ketum PWDPI pada Senin (9/12/2024).

Ketum PWDPI juga mengatakan, modus yang dilakukan oleh sejumlah oknum Bulog Lampung yakni menggunakan sistem jikjak. Yang artinya pennyaluran bulan Januari-Maret di salurkan pada bulan Maret dengan berbagai macam alasan.

“Namun Eronis nya pengakuan para RT pennyaluran selama tiga bulan tersebut warga KPM Hannya menerima satu saknberas dengan jumlah 10 Kg. Dan selama Tahun 2024 ini mereka dari bulan Oktober baru menerima lima bulan atau 5 karung beras,”ungkap Ketum PWDPI.

Ketum Nurullah juga menjelaskan jika berdasarkan pemberitaan yang beredar pihak Bulog Lampung untuk pennyaluran di Bulan Oktober saja ada 8.296.750 kg.

“Coba bayangkan jika Desember aja ada bantuannya beras KPM 8.296.750 kg jika dikalikan 5 bulan yang kosong ada berapa ratusan ribu ton beras yang diduga disimpangkan oleh pihak oknum Bulog Lampung,”ujar Ketum PWDPI.

Ketum PWDPI minta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) serta kementrian terkait segera turun untuk mengusut kasus dugaan pennyimpangan beras yang sangat fatantis.

“Jika terbukti bersalah ada pennyimpangan ya saya minta dijebloskan dipenjara atau diberikan sanksi yang seberat-beratnya bagi para oknum pelaku,”tegasnya.

Terpisah baru-baru ini pihak Perum Bolog Lampung mengatakan jika Penyaluran ini mencakup 829.675 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di kota/kabupaten, dengan target selesai sebelum Natal 2024.

“Target kami adalah menyelesaikan penyaluran Bantuan Pangan sebelum Natal. Kami berharap proses ini berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Nurman Susilo, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, Senin 9 Desember 2024.

Untuk alokasi Desember, total beras yang akan disalurkan mencapai 8.296.750 kilogram. (Tim PWDPI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

25 Mei 2026 - 00:06 WIB

Ketum PWDPI M. Nurullah RS: APH Wajib Telusuri Pemilik Bank Keliling dan Asal Usul Senjata Tajam/Peluru

25 Mei 2026 - 00:04 WIB

Ketua PC PMII Sarolangun, Nanda: Polres Harus Bertindak Tanpa Pandang Bulu Terhadap PETI

23 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di Headline