Menu

Mode Gelap
Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

Headline

Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli

badge-check


					Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli Perbesar

Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli

 

Jambi – Pemilihan kepala daerah diprovinsi jambi telah usai dilaksanakan, semua peyelenggara tak heran harus bekerja keras untuk menyukseskan semuanya dengan maksimal. Tak heran lagi jika ada penyelenggaraan yang kelelahan sampai dengan dirawat dirumah sakit.

 

Kali ini terdengar staff penyelenggara dari badan pengawas pemilu di kecamatan sungai gelam muaro jambi masuk ICU RS Raden Mattaher akibat sungguh melelahkannya demi menjaga demokrasi yang jujur, adil dan transparan untuk calon pemimpin yang amanah kedepanya.

 

Untuk itu, terdengar dengan hangat, dinas ketenagakerjaan diduga tidak ingin mengeluarkan bpjs ketenagakerjaan seorang staf penyelenggara yang sedang di rawat RS Raden Mattaher akibat kelelahan. Padahal kita ketahui sebuah instansi bawaslu merupakan instansi resmi yang harus di dukung untuk membantu lancarnya acara pemilu maupun pilkada.

 

Mendengar informasi yang masih samar samar tersebut, Amri selaku aktivis pergerakan mengatakan saya demi kemanusian akan saya datangi kantor ketenagakerjaan ini, jelas ini staff, bukan staf ilegal di penyelenggara.

 

“Yang begini nih, yang buat masyarakat itu kadang mengeluhkan pelayanan serta tidak adanya solusi dari tempat yang di datangi, ingat pak ini masyarakat bukan time zone”, tegas amri.

 

Menambahkan juga, Amri sangat menyesalkan tindakan dinas ketenagakerjaan yang diduga memperhambat dan tidak bisa melakukan bpjs untuk pasien penyelenggara.

 

“Kita meminta dinas ketenagakerjaan harus memberikan kemudahan, dan kita mengetahui tugas beratnya penyelenggara, dan untuk bawaslu muaro jambi, bawaslu provinsi harus juga memperhatikan hal ini, jika ada kendala carikan solusinya dengan sigap, tak ada mereka yang membantu tak akan juga sukses penyelenggara dibawah ini” tegasnya sekjen PWDPI Jambi Ini.

 

Sampai berita ini diturunkan, tim awak media masih menunggu dan meminta untuk pihak terkait memberikan keterangan yang pasti atas peristiwa ini (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah

22 Maret 2026 - 12:51 WIB

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

22 Maret 2026 - 03:16 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

Trending di Headline