Menu

Mode Gelap
Sekjen DPW PWDPI Provinsi Jambi Amri Mukti Mutapa, S.Pd Genap Berusia 30 Tahun, Pengurus Sampaikan Doa dan Harapan Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

Headline

Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli

badge-check


					Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli Perbesar

Parah! Staff Penyelenggara Jatuh Sakit, Pihak Terkait Tak Peduli

 

Jambi – Pemilihan kepala daerah diprovinsi jambi telah usai dilaksanakan, semua peyelenggara tak heran harus bekerja keras untuk menyukseskan semuanya dengan maksimal. Tak heran lagi jika ada penyelenggaraan yang kelelahan sampai dengan dirawat dirumah sakit.

 

Kali ini terdengar staff penyelenggara dari badan pengawas pemilu di kecamatan sungai gelam muaro jambi masuk ICU RS Raden Mattaher akibat sungguh melelahkannya demi menjaga demokrasi yang jujur, adil dan transparan untuk calon pemimpin yang amanah kedepanya.

 

Untuk itu, terdengar dengan hangat, dinas ketenagakerjaan diduga tidak ingin mengeluarkan bpjs ketenagakerjaan seorang staf penyelenggara yang sedang di rawat RS Raden Mattaher akibat kelelahan. Padahal kita ketahui sebuah instansi bawaslu merupakan instansi resmi yang harus di dukung untuk membantu lancarnya acara pemilu maupun pilkada.

 

Mendengar informasi yang masih samar samar tersebut, Amri selaku aktivis pergerakan mengatakan saya demi kemanusian akan saya datangi kantor ketenagakerjaan ini, jelas ini staff, bukan staf ilegal di penyelenggara.

 

“Yang begini nih, yang buat masyarakat itu kadang mengeluhkan pelayanan serta tidak adanya solusi dari tempat yang di datangi, ingat pak ini masyarakat bukan time zone”, tegas amri.

 

Menambahkan juga, Amri sangat menyesalkan tindakan dinas ketenagakerjaan yang diduga memperhambat dan tidak bisa melakukan bpjs untuk pasien penyelenggara.

 

“Kita meminta dinas ketenagakerjaan harus memberikan kemudahan, dan kita mengetahui tugas beratnya penyelenggara, dan untuk bawaslu muaro jambi, bawaslu provinsi harus juga memperhatikan hal ini, jika ada kendala carikan solusinya dengan sigap, tak ada mereka yang membantu tak akan juga sukses penyelenggara dibawah ini” tegasnya sekjen PWDPI Jambi Ini.

 

Sampai berita ini diturunkan, tim awak media masih menunggu dan meminta untuk pihak terkait memberikan keterangan yang pasti atas peristiwa ini (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

25 Mei 2026 - 00:06 WIB

Ketum PWDPI M. Nurullah RS: APH Wajib Telusuri Pemilik Bank Keliling dan Asal Usul Senjata Tajam/Peluru

25 Mei 2026 - 00:04 WIB

Ketua PC PMII Sarolangun, Nanda: Polres Harus Bertindak Tanpa Pandang Bulu Terhadap PETI

23 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di Headline