Menu

Mode Gelap
Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi Diduga Lakukan Penyelewengan BBM dan Ganti Plat di Pinggir Jalan, Mobil Tangki PT Karo Jambi Jadi Sorotan Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

Jambi

Warga Bungo Kesulitan Dapat BBM Bersubsidi, Harga Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

badge-check


					Warga Bungo Kesulitan Dapat BBM Bersubsidi, Harga Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter Perbesar

Muaro Bungo, 24 Desember 2025 – elangnusantara.com — Masyarakat Kabupaten Bungo dalam beberapa hari terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, hampir di seluruh SPBU yang berada di seputaran Kota Muara Bungo.

Antrean yang mengular menjadi pemandangan sehari-hari dan menimbulkan keresahan warga, terutama bagi masyarakat yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas sehari-hari. Ironisnya, kelangkaan BBM bersubsidi tidak hanya terjadi di SPBU, tetapi juga merambah ke tingkat pengecer.

Di tingkat eceran, BBM bersubsidi semakin sulit ditemukan. Kalaupun tersedia, harganya melambung tajam hingga mencapai Rp20.000 sampai Rp25.000 per liter, atau naik lebih dari 100 persen dibandingkan harga normal. Kondisi ini semakin memberatkan masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro.

Yang lebih memprihatinkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab kelangkaan BBM bersubsidi tersebut, termasuk faktor pemicu antrean panjang di SPBU.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Bungo, Zukrianto, mengaku pihaknya baru mengambil langkah awal dengan menyurati pengelola SPBU.

“Kami belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi. Hari ini baru kami mengetik surat untuk memanggil para manajer SPBU,” ujar Zukrianto kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan, pemanggilan tersebut ditujukan kepada seluruh manajer SPBU di Kabupaten Bungo untuk meminta penjelasan terkait penyebab kelangkaan sekaligus mencari solusi guna memulihkan distribusi BBM dan mengurai antrean panjang yang terjadi.

Rencananya, pertemuan tersebut akan digelar pada Rabu (24/12/2025) di ruang rapat Asisten Setda Kabupaten Bungo, dan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Asisten Setda dan Kepala Bidang Perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki

26 Juli 2026 - 14:47 WIB

Diduga Lakukan Penyelewengan BBM dan Ganti Plat di Pinggir Jalan, Mobil Tangki PT Karo Jambi Jadi Sorotan

26 Juli 2026 - 02:30 WIB

Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi

25 Juli 2026 - 15:56 WIB

Forum Ekonomi Bisnis 2026: Jambi Genjot Optimalisasi Sektor Energi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

25 Juli 2026 - 15:33 WIB

Diduga Jual Bayi Kandung Seharga Rp20 Juta, Seorang Pria di Jambi Diamankan Polisi

25 Juli 2026 - 15:23 WIB

Trending di Jambi