Menu

Mode Gelap
Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi PMII Jambi Desak Kejelasan Hukum Kasus DAK Disdik, Soroti Nama Gubernur dalam Persidangan

Jambi

Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan!

badge-check


					Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan! Perbesar

Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan!

Jambi, 4 April 2025 – Sebuah gudang di Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diduga menjadi tempat penimbunan, pendistribusian dan bongkar muat minyak ilegal.
Gudang yang diapit oleh jalan lintas Jambi-Kualatungkal dan jalur sungai itu disebut-sebut milik seorang Mafia bernama Munir.

Aktivitas ilegal terkait penimbunan dan pendistribusian minyak yang melibatkan sindikat mafia minyak di Jambi, yang dipimpin oleh seorang pria bernama Munir, kembali terungkap. Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat mobil Canter berwarna kuning yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut minyak hasil timbunan dan minyak olahan ilegal dari wilayah Bayat, atau tempat pengolahan minyak ilegal.

Minyak yang diambil dari berbagai lokasi ini kemudian disalurkan ke gudang penimbunan pendistribusian ilegal milik Munir, yang terletak di Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. Informasi yang diterima dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan, minyak tersebut tidak hanya berasal dari pengolahan ilegal, tetapi juga termasuk minyak subsidi yang diduga diselewengkan. Dari gudang tersebut, minyak-minyak ilegal ini kemudian didistribusikan menggunakan kapal-kapal milik Munir, yang selanjutnya dikirim ke berbagai wilayah, termasuk Batam, Riau, dan beberapa daerah lainnya.

Yang lebih mengejutkan, gudang milik Munir yang digunakan untuk menimbun minyak ilegal ini, pada tahun 2023 lalu sempat mengalami ledakan hebat. Meski begitu, hingga kini gudang tersebut masih beroperasi tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
Kami mendesak kepada Kapolda Jambi yang baru untuk segera mengambil langkah tegas dalam membongkar jaringan mafia minyak ini. Diperlukan pembentukan tim khusus yang mampu mengungkap semua pihak yang terlibat dalam praktik penyelewengan minyak ini, agar tidak merugikan negara serta masyarakat.

Aksi ilegal ini tidak hanya merugikan ekonomi negara, tetapi juga berisiko membahayakan keselamatan warga sekitar. Dengan adanya ledakan yang pernah terjadi, tindakan cepat dan tepat dari pihak kepolisian sangat diperlukan untuk menghentikan praktek ini yang sudah berlangsung cukup lama.
Kami berharap Kapolda Jambi yang baru dapat segera menyelidiki dan menindaklanjuti informasi yang ada, serta menghentikan peredaran minyak ilegal yang meresahkan masyarakat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan

21 Maret 2026 - 17:31 WIB

Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda

20 Maret 2026 - 05:06 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi

14 Maret 2026 - 05:11 WIB

Trending di Jambi