Menu

Mode Gelap
Polisi dan BPN Ukur Ulang Lahan di RT 20 Kasang Pudak, Dugaan Jual Beli Ganda dan Pergeseran Patok Disorot Polisi Gerebek Markas Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan Prediksi Harga Emas Antam 7 Mei 2026 Bergerak Fluktuatif, Investor Diminta Waspada Pasal 613 KUHP Jadi Kunci, Penegak Hukum Diminta Utamakan Sanksi Administratif Digerebek Istri di Kamar Kos, Oknum Wakil Dekan UIN STS Jambi Dinonaktifkan Risma Desak Dewas Periksa Penyidik KPK, Soroti Aliran Dana “Ketok Palu” ke Tim Pemenangan Masnah–BBS

Jambi

Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan!

badge-check


					Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan! Perbesar

Terpantau Aktivitas Penimbunan dan Pendistribusian Minyak Ilegal Milik Mafia Bernama “Munir” Kapolda Jambi Diminta Turun Tangan!

Jambi, 4 April 2025 – Sebuah gudang di Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diduga menjadi tempat penimbunan, pendistribusian dan bongkar muat minyak ilegal.
Gudang yang diapit oleh jalan lintas Jambi-Kualatungkal dan jalur sungai itu disebut-sebut milik seorang Mafia bernama Munir.

Aktivitas ilegal terkait penimbunan dan pendistribusian minyak yang melibatkan sindikat mafia minyak di Jambi, yang dipimpin oleh seorang pria bernama Munir, kembali terungkap. Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat mobil Canter berwarna kuning yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut minyak hasil timbunan dan minyak olahan ilegal dari wilayah Bayat, atau tempat pengolahan minyak ilegal.

Minyak yang diambil dari berbagai lokasi ini kemudian disalurkan ke gudang penimbunan pendistribusian ilegal milik Munir, yang terletak di Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. Informasi yang diterima dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan, minyak tersebut tidak hanya berasal dari pengolahan ilegal, tetapi juga termasuk minyak subsidi yang diduga diselewengkan. Dari gudang tersebut, minyak-minyak ilegal ini kemudian didistribusikan menggunakan kapal-kapal milik Munir, yang selanjutnya dikirim ke berbagai wilayah, termasuk Batam, Riau, dan beberapa daerah lainnya.

Yang lebih mengejutkan, gudang milik Munir yang digunakan untuk menimbun minyak ilegal ini, pada tahun 2023 lalu sempat mengalami ledakan hebat. Meski begitu, hingga kini gudang tersebut masih beroperasi tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
Kami mendesak kepada Kapolda Jambi yang baru untuk segera mengambil langkah tegas dalam membongkar jaringan mafia minyak ini. Diperlukan pembentukan tim khusus yang mampu mengungkap semua pihak yang terlibat dalam praktik penyelewengan minyak ini, agar tidak merugikan negara serta masyarakat.

Aksi ilegal ini tidak hanya merugikan ekonomi negara, tetapi juga berisiko membahayakan keselamatan warga sekitar. Dengan adanya ledakan yang pernah terjadi, tindakan cepat dan tepat dari pihak kepolisian sangat diperlukan untuk menghentikan praktek ini yang sudah berlangsung cukup lama.
Kami berharap Kapolda Jambi yang baru dapat segera menyelidiki dan menindaklanjuti informasi yang ada, serta menghentikan peredaran minyak ilegal yang meresahkan masyarakat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi dan BPN Ukur Ulang Lahan di RT 20 Kasang Pudak, Dugaan Jual Beli Ganda dan Pergeseran Patok Disorot

9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Polisi Gerebek Markas Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

9 Mei 2026 - 11:28 WIB

Prediksi Harga Emas Antam 7 Mei 2026 Bergerak Fluktuatif, Investor Diminta Waspada

8 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pasal 613 KUHP Jadi Kunci, Penegak Hukum Diminta Utamakan Sanksi Administratif

6 Mei 2026 - 16:29 WIB

Digerebek Istri di Kamar Kos, Oknum Wakil Dekan UIN STS Jambi Dinonaktifkan

6 Mei 2026 - 16:09 WIB

Trending di Jambi