Menu

Mode Gelap
Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan

Headline

Terkait Gedung DPRD Pesawaran Ambruk, Sekjen PWDPI: Pentingnya Pemeliharaan Berkala

badge-check


					Terkait Gedung DPRD Pesawaran Ambruk, Sekjen PWDPI: Pentingnya Pemeliharaan Berkala Perbesar

Terkait Gedung DPRD Pesawaran Ambruk, Sekjen PWDPI: Pentingnya Pemeliharaan Berkala

Pesawaran Lampung- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Nizar Angkat Bicara Terkait Robohnya Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung pada Jum’at (23/5/2025).

Sekjen PWDPI mengatakan pentingnya perehapan gedung DPRD Pesawaran secara berkala agar tidak terjadi fatal seperti viral beredar video gedung DPRD setempat yang roboh.

“Pemerintah kabupaten atau semua satuan kerja (satker) sebaiknya melakukan penjadwalan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan ugedung atau bangunan seperti gapura, monumen yang memiliki ornamen interior atau eksterior arsitektur berseni yang menggunakan pembukus ACP, GRC, Plat Besi, Ferocemen, atau jenis pembungkus lainnya yang memakai rangka baja hollow atau besi siku,”ujar Nizar saat dimintai tanggapan terkait robohnya bangunan gedung DPRD Pesawaran  pada (23/5/2025).

Sekjen PWDPI Nizar yang juga Notabenenya pakar arsitek serta kemampuan nsultan kontruksii ini mengatakan besi canal atau bahan besi lainnya jika tidak dilakukan perawatan rangka tempat pengikat akan alami korosi dan las-las pengikat besi akan bisa lepas.

“Apalagi ke tiang penunjang atau besi skor pengikat ke bangunan dan besi silang pengikat,  penunjang yang dimana semua bahan besi atau logam yang dirakit semua perlu perawatan berkala, kok bisa sudah 13 tahun lebih pihak Pemkab Pesawaran tidak melakukan perawatan, ini bisa membahayakan,”tegasnya.

Namanya besi, lanjut Nizar atau logam yang dirakit kena pengaruh cuaca lama-lama akan melemah daya ikat dan daya pikul bebannya sementara plat penutup baik dari bahan ACP/GRC/Besi Plat/Ferocemen yah akan mengalami penambahan berat jenis karena faktor cuaca .

“Jika pemeliharaan selama kontruksi itu berdiri tidak dilakukan akan ada resiko ambruk atau lepas  seperti kejadian yang dialami oleh gedung DPRD setempat,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline