Menu

Mode Gelap
Kebijakan Sampah Walikota Kota Jambi Disorot, PWDPI Dorong Evaluasi dari Perspektif Hukum dan Etika Politik Dihajar Jawa Tengah 3-1 di Laga Kedua, Banteng Jambi United Terpuruk ke Dasar Klasemen Karhutla Muaro Jambi Mengganas, PBP Dorong Pencegahan Berbasis Masyarakat Mega Wati Soekarno Putri Geram Lihat Laki-Laki Memble “Pengen Saya Tamparin Semua” KPK Jambi Gelar Aksi di Polda Jambi, Soroti Dugaan Mafia BBM, Kelangkaan Bahan Bakar dan Akan Gelar Aksi Lanjutan! Karhutla Muaro Jambi: SEKBER PSDH Dorong Evaluasi Perhutanan Sosial dan Tata Kelola Hidrologi Gambut Berbasis KHG

Headline

Skandal Mega Korupsi Optimasi Lahan Provinsi Jambi Tahun 2024 Tuai Sorotan Publik!

badge-check


					Skandal Mega Korupsi Optimasi Lahan Provinsi Jambi Tahun 2024 Tuai Sorotan Publik! Perbesar

Skandal Mega Korupsi Optimasi Lahan Provinsi Jambi Tahun 2024 Tuai Sorotan Publik!

Jambi, 16 Mei 2025 – Program Optimasi Lahan yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian RI dan dijalankan di Provinsi Jambi pada tahun 2024 dengan nilai anggaran mencapai Rp68 miliar, kini menjadi sorotan tajam publik. Alih-alih meningkatkan produktivitas pertanian, program ini justru menyisakan tanda tanya besar terkait efektivitas pelaksanaan dan dugaan penyimpangan anggaran.

Gubernur Jambi, Al Haris, dalam pernyataan resminya menyebut program ini sebagai bagian dari Gerakan Tanam Padi Sawah, yang bertujuan menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Target luas tanam sebesar 109.260 hektar ditetapkan, dengan strategi peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, serta penguatan kelembagaan petani.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang bertolak belakang. Meski anggaran besar telah digelontorkan, tidak terdapat peningkatan produktivitas padi yang signifikan. Bahkan, di sejumlah kabupaten seperti Kerinci, Sungai Penuh, dan Muaro Jambi, ditemukan berbagai kejanggalan pelaksanaan program.

Berbagai temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa program ini telah disalahgunakan untuk proyek-proyek fiktif dan praktik mark up anggaran. Indikasi penyimpangan ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola anggaran publik di Provinsi Jambi.

Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline