Menu

Mode Gelap
Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan

Headline

Penunjukan Kadis PUPR Jambi dari Latar Belakang Non-Teknis: Melanggar Aturan atau Sekadar Tidak Ideal?

badge-check


					Penunjukan Kadis PUPR Jambi dari Latar Belakang Non-Teknis: Melanggar Aturan atau Sekadar Tidak Ideal? Perbesar

Jambi, 24 Mei 2025 – Penunjukan Muzakir, seorang Sarjana Pendidikan (S.Pd), sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi memicu sorotan publik. Latar belakang pendidikannya yang non-teknis dianggap tidak selaras dengan karakteristik tugas teknis Dinas PUPR yang menangani infrastruktur, jalan, jembatan, hingga perencanaan tata ruang.

Secara formal, jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di instansi pemerintah terbuka bagi semua aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Menteri PAN-RB No. 15 Tahun 2019 tentang pengisian JPT melalui seleksi terbuka. Tidak ada ketentuan eksplisit yang mewajibkan kepala dinas teknis seperti PUPR harus berlatar belakang teknik sipil atau bidang serumpun.

Namun demikian, penunjukan pejabat non-teknis di lembaga teknis tetap menimbulkan tanda tanya publik, khususnya terkait efektivitas kepemimpinan dan pemahaman terhadap aspek teknis. Dinas PUPR bukan sekadar lembaga administratif, tetapi instansi dengan tanggung jawab teknis tinggi dan kompleks.

“Secara normatif, penunjukan itu sah jika melalui proses seleksi terbuka yang transparan dan sesuai prosedur. Namun dari sisi idealitas, tentu publik berhak mempertanyakan relevansi latar belakang pejabat dengan tugas teknis yang diemban,” ujar seorang pemerhati kebijakan publik di Jambi.

Muzakir sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang di birokrasi, meski sebagian besar pengalamannya berada di luar ranah teknis. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jabatan strategis seperti Kadis PUPR lebih menonjolkan aspek politis atau loyalitas ketimbang kompetensi teknis substantif.

Pengamat menyebut bahwa meski seorang kepala dinas tidak harus terjun langsung ke detail teknis, pemahaman mendalam terhadap sektor yang dipimpinnya tetap penting untuk pengambilan keputusan yang tepat. “Jika kepala dinas bukan dari latar belakang teknis, maka mutlak dibutuhkan tim ahli yang kuat serta kemampuan manajerial yang luar biasa,” tegasnya.

Kini, publik menanti pembuktian. Transparansi, akuntabilitas, serta kinerja konkret dalam penataan dan pembangunan infrastruktur Jambi akan menjadi tolok ukur utama. Terlepas dari sah atau tidaknya secara hukum, pertanyaan tentang kecocokan tetap valid dan penting sebagai bentuk kontrol publik terhadap tata kelola pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline