Menu

Mode Gelap
Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi PMII Jambi Desak Kejelasan Hukum Kasus DAK Disdik, Soroti Nama Gubernur dalam Persidangan Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara! Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi Pengembang Terkenal di Kasang Pudak Berinisial F Diduga Menjadi Dalang Kasus Penyerobotan Tanah dan Jual Beli Ganda

Headline

Menteri BUMN Diduga Lakukan Pembiaran! Cerita Diatas Kertas PT. Elnusa Petrofin Pusat Oleh Putiarsa B Wibowo Manager CCR Yang Tidak Sesuai Dengan Kenyataannya

badge-check


					Menteri BUMN Diduga Lakukan Pembiaran! Cerita Diatas Kertas PT. Elnusa Petrofin Pusat Oleh Putiarsa B Wibowo Manager CCR Yang Tidak Sesuai Dengan Kenyataannya Perbesar

Menteri BUMN Diduga Lakukan Pembiaran! Cerita Diatas Kertas PT. Elnusa Petrofin Pusat Oleh Putiarsa B Wibowo Manager CCR Yang Tidak Sesuai Dengan Kenyataannya

Menteri BUMN Jangan Tutup Mata! Belasan Tahun Tak Menerima Haknya, Siapa Yang Diduga Melakukan Pengelapan Uang Jalan Sopir PT. Elnusa Jambi

Jambi – Terus menjadi pertanyaan publik setelah selembar kertas dari PT. Elnusa Petrofin pusat yang di sampaikan Putiarsa B Wibowo selaku Manager Corporate Communication & Relations yang menyatakan bahwa pada point kedua “Kami menegaskan bahwa kesejahteraan Awak Mobil Tangki (AMT) menjadi prioritas perusahaan Setiap Awak Mobil Tangki mendapatkan semua haknya saat menjalankan tugas, termasuk uang jalan yang sesuai dengan kebijakan perusahaan dan standar industri”.

Berbeda dengan kenyataan di PT. Elnusa Petrofin Jambi yang di serahkan oleh Outsourcing PT Lembaga Asas Mulia (LAM), bahwa Awak Mobil Tangki (AMT) bertahun tahun tidak mendapatkan uang jalan.

Antara dugaan Menteri BUMN melakukan pembiaran atau tutup mata atas peristiwa yang terjadi saat ini.

Hal ini terungkap dengan pernyataan yang di sampaikan oleh mantan Awak Mobil Tangki (AMT) atau Sopir Dikutip dari media online wartapembaharuan.com, Dari pengakuan sopir yang pernah bekerja disana, sering disapa ‘Pak Kades, belasan tahun saya bekerja di Elnusa itu memang tidak pernah mendapatkan uang jalan mas, kami para sopir kalau dijalan itu hemat-hemat lah supaya bisa nutipin pendapatan perbulannya, ujar pak kades.

Lanjut Dedy, Sopir yang juga pernah bekerja disana, saya bekerja di Elnusa itu dari tahun 2010 sampai 2023, 13 tahun saya kerja disana sebagai sopir tidak pernah mendapatkan uang jalan, apalagi semenjak Elnusa ini dipegang oleh Vendor lambang Azaz Mulia yang notabene nya tidak terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan.

Terebih lagi kata Dedy, hati saya juga sakit di Elnusa itu karna saya 13 tahun bekerja disana tapi saya dipecat secara sepihak oleh pihak managemen, hanya karna menyuarakan hak saya yang di potong saya di pecat, jadi pada waktu itu ada oknum supir yang ketahuan mencampur minyak olahan kedalam tangki dan Elnusapun didenda, imbasnya gaji kamipun di potong semua.

“Tapi sekarang saya bersyukur walaupun saya kerja jadi ojol sekarang setidaknya hidup saya lebih tenang karna tidak lagi kerja diperusahaan iblis itu, perputaran uang setan disana itu, dari request bon pakai uang, ingin jadi karyawan gak pakai pelicin gak akan masuk, pokoknya semua pakai uang, ujar Dedy.

Elnusa gak salah, yang salah itu vendor dan managemen disetiap depot yang tidak amanah, apalagi dijambi itu, tutup Dedy.

Dari peristiwa ini, berharap untuk Presiden RI KPK RI, Menteri BUMN melakukan penelusuran atas kenyataan yang telah di dapat awak media, jangan sampai ini diduga menjadi ladang tempat tindak pidana korupsi.
Serta periksa semua pimpinan elnusa jambi dari belasan tahun lalu dan Outsourcing yang menaungi Awak Mobil Tangki (AMT) atau Sopir.

Untuk itu, kita berharapkan kesejahteraan Awak Mobil Tangki (AMT) agar tidak ada kejadian tindakan melawan hukum lagi seperti kencing. Jikalau diamati kenapa Awak Mobil Tangki (AMT) melakukan tersebut ya karna diduga mereka tidak mendapatkan mendapatkan hak nya atau uang jalan.

Inilah yang terjadi, mari kita bersama sama menuntaskan keadilan keadil adilnya, jangan pandang bulu.

(TIM ELANG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi

14 Maret 2026 - 05:11 WIB

PMII Jambi Desak Kejelasan Hukum Kasus DAK Disdik, Soroti Nama Gubernur dalam Persidangan

12 Maret 2026 - 22:40 WIB

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi

7 Maret 2026 - 22:27 WIB

Trending di Jambi