Menu

Mode Gelap
Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

Jambi

Massa datangi kantor Nakertrans Tanjab Timur, minta segera selesaikan konflik dengan PT. Kaswari Unggul

badge-check


					Massa datangi kantor Nakertrans Tanjab Timur, minta segera selesaikan konflik dengan PT. Kaswari Unggul Perbesar

Massa datangi kantor Nakertrans Tanjab Timur, minta segera selesaikan konflik dengan PT. Kaswari Unggul

 

(06/02) Puluhan Massa yang menamakan diri sebagai masyarakat transmigrasi menggugat mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Tanjab Timur, massa memulai aksi dengan longmarch menuju kantor Nakertrans Tanjab Timur.

 

Yoggy Sikumbang selalu kordinator Aksi menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk ikhtiar perjuangan.

 

“Kita datang kembali ke kantor ini guna mempertanyakan sudah sampai mana aduan masyarakat terkait areal transmigrasi yang dikuasai oleh PT. Kaswari Unggul selama dua puluh tahun lebih dan juga tidak ber HGU sampai detik ini” ujar Yoggy

 

Massa langsung disambut oleh Kepala Dinas Nakertrans Tanjab Timur Riko Yudawirja S.Hut, setela berorasi didepan kantor seluruh massa aksi dipersilakan masuk kedalam kantor untuk audiensi, hadir dalam audiensi Kepala Dinas Nakertrans Tanjab Timur, Asisten 1 Pemda Tanjab Timur dan Jajaran kepolisian Tanjung Jabung Timur.

 

Dalam audiensi terjadi sedikit ketegangan setelah mendengar ucapan dari Kepala Dinas Nakertrans Tanjab Timur Riko Yudawirja S.Hut yang menyampaikan siap melepas jabatan kalau tuntutan masyarakat dikabulkan.

 

Agustia Gafar SH, MH selaku kuasa hukum masyarakat Transmigrasi Rantau Karya menyayangkan ucapan dari kepala dinas Nakertrans Tanjab Timur tersebut

 

“Seharusnya sebagai pelayan publik dan punya kedudukan pula sebagai kepala dinas harusnya bahasa bahasa yang disampaikan jangan memancing reaksi massa, justru dengan ucapan tersebut kita malahan menduga posisi kepala dinas tidak peduli dengan masyarakatnya sendiri, entah ada kepentingan apa dibalik ini” ucap agus

 

“Harapan saya semoga dinas Nakertrans tanjung Jabung Timur bisa membantu masyarakat untuk menyelesaikan permasalah ini karena sudah terlalu lama konflik antar masyarakat transmigrasi dengan PT KU ini” lanjut agus

 

Audiensi ditutup dengan hasil kepala dinas Nakertrans Tanjab Timur akan menyurati kementerian atau lembaga terkait untuk memperjelas dan mempertegas untuk segera menyelesaikan konflik areal transmigrasi yang diduga dikuasai oleh PT. Kaswari Unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

22 Maret 2026 - 03:16 WIB

Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan

21 Maret 2026 - 17:31 WIB

Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda

20 Maret 2026 - 05:06 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Trending di Headline