Menu

Mode Gelap
KPK Jambi Akan Gelar Aksi di Mapolda Jambi, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Distribusi BBM Bersubsidi Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi

Headline

KLHK Larang Pembangunan TPA Mulai 2030, Sementara Rencana TPA Regional untuk Kerinci dan Sungai Penuh Belum Jelas

badge-check


					KLHK Larang Pembangunan TPA Mulai 2030, Sementara Rencana TPA Regional untuk Kerinci dan Sungai Penuh Belum Jelas Perbesar

KLHK Larang Pembangunan TPA Mulai 2030, Sementara Rencana TPA Regional untuk Kerinci dan Sungai Penuh Belum Jelas

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa tidak akan ada proyek pembangunan baru untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah pada tahun 2030 mendatang. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA dan mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkannya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan bahwa kepala daerah yang masih ingin memiliki TPA harus segera membangunnya sebelum 2030.

“Bapak-ibu (kepala daerah) kalau mau punya TPA harus buru-buru dibangun minta kepada PUPR, bangun sekarang atau daerahnya menganggarkan,” kata Vivien dalam diskusi kelompok terpumpun zero waste zero emission di Jakarta, Selasa.

Penghentian pembangunan TPA baru merupakan strategi nasional untuk mengurangi emisi gas metana dari sampah dan limbah, yang berdampak besar terhadap perubahan iklim. KLHK juga mengedepankan pendekatan landfill mining, yaitu penambangan kembali zona tidak aktif di TPA untuk mengatasi penumpukan sampah.

Sementara itu, di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi terus mendorong percepatan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk mengatasi persoalan sampah di dua wilayah tersebut.

“Kita berharap TPA regional untuk dua wilayah itu segera terealisasi, pemerintah provinsi, Pemkab Kerinci dan Kota Sungai Penuh sudah mendukung sehingga tidak ada alasan lagi untuk tertunda,” kata Sekda Provinsi Jambi Sudirman di Jambi, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa Gubernur Jambi, Al Haris, telah menjembatani komunikasi dan koordinasi saat Kerinci dan Sungai Penuh masih dipimpin oleh penjabat kepala daerah. Kini, setelah kepala daerah definitif dilantik, pembangunan TPA Regional dianggap harus segera dilakukan.

Di lain pernyataan, Zikri Ramadan Aktivis mahasiswa Universitas Jambi asal Sungai Penuh sangat kecewa dengan proses realisasi pembangun TPA Regional Kerinci Sungai Penuh oleh Pemprov Jambi yang terkesan tidak serius.

“Heran saja, sejak awal menjabat gubernur Al Haris setiap datang ke Kerinci atau Sungai Penuh selalu berbicara TPA Regional sebagai solusi persoalan sampah, namun hingga saat ini belum jelas arah pembangunannya dengan seribu macam alibi,” ujar Zikri.

Dirinya khawatir TPA Regional hanya dijadikan bahan ketika kampanye saja untuk mendapatkan simpati masyarakat ditengah persoalan yang seharusnya segera diselesaikan.

“Setelah tahun 2030 sudah tidak bisa bangun TPA, apakah Pemerintah menunggu itu? Kalau memang serius harus segera lah direalisasikan tanpa banyak alasan yang berubah-ubah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline