Menu

Mode Gelap
Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015 Zulhas Bantah Isu Kopdes di Tengah Laut: “Gimana Nyemennya?” Heboh! 135 Kopdes Merah Putih ‘Berada’ di Laut? Ketika Data Digital Lebih Cepat daripada Verifikasi

Headline

Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini!

badge-check


					Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini! Perbesar

Jakarta, 24 Maret 2026 – elangnusantara.com – Harga logam mulia kembali menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Selasa, 24 Maret 2026. Emas dan perak kompak naik seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global yang belum mereda.

Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan ukuran 1 gram tercatat berada di level Rp2.843.000, atau sekitar Rp2.850.108 setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen. Sementara itu, emas ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.471.500 atau Rp1.475.179 setelah pajak.

Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa emas mulai kembali diminati setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan tajam dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan harga yang sempat anjlok lalu berbalik naik mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perubahan sentimen global.

Di tengah kenaikan harga jual, harga beli kembali (buyback) justru mengalami penurunan. Tercatat, buyback emas berada di kisaran Rp2.480.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya di sekitar Rp2.560.000.

Penurunan buyback ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Investor cenderung menahan diri untuk melakukan transaksi besar sambil menunggu kepastian arah pasar ke depan.

Analis menilai kondisi ini sebagai indikasi bahwa meskipun minat terhadap emas meningkat, kehati-hatian tetap mendominasi. Fluktuasi yang terjadi dalam waktu singkat membuat pelaku pasar memilih strategi defensif.

Pergerakan harga emas dan perak saat ini tidak bisa dilepaskan dari faktor global. Salah satu pemicu utama adalah perubahan sentimen pasar setelah pernyataan dari Donald Trump terkait perkembangan konflik di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut memberi sinyal potensi meredanya ketegangan, yang sebelumnya sempat mendorong lonjakan permintaan terhadap emas sebagai aset aman. Ketika tensi mulai mereda, pasar langsung bereaksi cepat, memicu aksi jual dan kemudian diikuti oleh stabilisasi harga.

Fenomena ini memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh faktor geopolitik terhadap pasar keuangan global. Dalam kondisi seperti sekarang, satu pernyataan dari tokoh penting dapat memicu perubahan besar dalam waktu singkat.

Tidak hanya emas, harga perak juga mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Meski pergerakannya tidak sebesar emas, tren positif ini menunjukkan bahwa investor mulai melakukan diversifikasi ke berbagai instrumen logam mulia.

Perak sering dianggap sebagai alternatif investasi dengan harga yang lebih terjangkau, namun tetap memiliki fungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Kenaikan serentak pada emas dan perak memperkuat indikasi bahwa pasar sedang berada dalam fase defensif, di mana investor cenderung mengamankan aset mereka.

Di sisi lain, kenaikan harga logam mulia masih dibayangi oleh tekanan dari kebijakan moneter global. Ekspektasi suku bunga tinggi, terutama dari bank sentral negara maju, membuat instrumen seperti obligasi menjadi lebih menarik dibanding emas.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas biasanya cenderung tertekan ketika suku bunga meningkat. Hal inilah yang membuat pergerakan emas saat ini cenderung fluktuatif dan belum sepenuhnya stabil.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi, harga emas dan perak diperkirakan masih akan bergerak dinamis dalam jangka pendek. Potensi kenaikan tetap terbuka, terutama jika ketegangan global kembali meningkat.

Namun di sisi lain, setiap sinyal positif dari perkembangan geopolitik atau kebijakan ekonomi dapat dengan cepat membalikkan arah pasar.

Investor disarankan untuk mencermati sejumlah faktor utama, antara lain:

• Perkembangan konflik geopolitik global

• Kebijakan suku bunga bank sentral

• Pergerakan nilai tukar dan inflasi

• Sentimen pasar terhadap aset safe haven

Dalam kondisi seperti ini, emas tetap menjadi pilihan menarik sebagai lindung nilai, namun dengan catatan risiko volatilitas yang masih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline