Menu

Mode Gelap
Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini! Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan

Headline

Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump

badge-check


					Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump Perbesar

Jakarta, 24 Maret 2026 – elangnusantara.com – Harga emas dunia berhasil memangkas koreksi tajam setelah sempat mengalami tekanan signifikan pada awal perdagangan. Perubahan arah ini terjadi menyusul pernyataan tak terduga dari Donald Trump terkait dinamika konflik di Timur Tengah.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas sempat anjlok hingga lebih dari 5 persen dan menyentuh level sekitar US$4.200-an per ons. Penurunan ini mencerminkan kepanikan pasar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta tekanan dari ekspektasi kebijakan moneter global.

Namun situasi berbalik dalam waktu singkat. Pernyataan Donald Trump yang mengisyaratkan peluang de-eskalasi konflik langsung meredakan kekhawatiran investor. Sentimen pasar pun berubah, mendorong harga emas untuk bangkit dan memangkas sebagian besar kerugiannya.

Analis menilai, pergerakan tajam ini menunjukkan bahwa pasar global saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Tidak hanya data ekonomi, tetapi juga pernyataan tokoh politik mampu memicu perubahan signifikan dalam waktu singkat.

Selain emas, sejumlah logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium juga mengalami tekanan dalam perdagangan yang sama. Hal ini menandakan adanya pergeseran strategi investor di tengah ketidakpastian global.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap suku bunga yang lebih tinggi turut menjadi faktor yang menekan daya tarik emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas cenderung ditinggalkan ketika instrumen lain seperti obligasi menjadi lebih menarik.

Meski demikian, ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah—khususnya yang melibatkan Iran—masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar. Setiap perkembangan terbaru berpotensi kembali memicu volatilitas tinggi.

Ke depan, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Investor diimbau untuk mencermati perkembangan geopolitik global serta kebijakan ekonomi negara-negara besar sebelum mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini!

24 Maret 2026 - 05:37 WIB

Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah

22 Maret 2026 - 12:51 WIB

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

22 Maret 2026 - 03:16 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Trending di Headline