Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

Diduga Janggal Gunakan APBD Prov Lampung, Ketum PWDPI Soroti Anggaran Haji Senilai Rp100 Miliar Lebih

badge-check


					Diduga Janggal Gunakan APBD Prov Lampung, Ketum PWDPI Soroti Anggaran Haji Senilai Rp100 Miliar Lebih Perbesar

Lampung- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullbah RS soroti Anggaran belanja sewa kapal terbang angkutan  Haji pada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Provinsi Lampung  yang bersumber dari dana APBD Tahun 2023-2025 sejumlah Rp 100 Miliar Lebih.

“Bukankan untuk biaya haji masyarakat sudah dikenakan begitu tinggi, kenapa masih dibebankan lagi dana APBD yang notabenenya juga uang rakyat  begitu besar,”tegas Ketum PWDPI saat dikonfirmasi pada Rabu (9/7/2025).

Ketum PWDPI juga menjelaskan  untuk  Tahun 2025, Pemprov Lampung kembali menganggarkan untuk sewa kapal  terbang yang bersumber dari APBD sejumlah Rp34 Miliar lebih.

“Total sejak tahun 2023-2025 pemerintah provinsi melalui biro Kesra telah menyedot dana APBD mencapai 100 Miliar lebih. Anggaran sebesar ini sangat fantastis dan patut dipertanyakan,”ujarnya.

Dia juga mengatakan, jika hampir setiap tahun berdasarkan penelusuran  melalui lelang LPSE perusahaan yang memenangkan tender yakni PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan selisih harga seperti telah dikondisikan.

“Saya minta kepada BPK,  KPK dan Kejagung serta pihak  terkait  agar mengaudit anggaran sewa kapal terbang Biro Kesra Lampung. Jika terbukti ada  indikasi dugaan korupsi segera ditindak tegas serta diproses secara hukum yang berlaku. Sebab dengan anggaran yang sangat besar seharusnya pelayanan haji sudah maksimal, bukan justru sebaliknya masih bannyak jamaah yang terlantar,”pungkasnya. (Tim Media Group PWDPI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

25 Mei 2026 - 00:06 WIB

Ketum PWDPI M. Nurullah RS: APH Wajib Telusuri Pemilik Bank Keliling dan Asal Usul Senjata Tajam/Peluru

25 Mei 2026 - 00:04 WIB

Ketua PC PMII Sarolangun, Nanda: Polres Harus Bertindak Tanpa Pandang Bulu Terhadap PETI

23 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di Headline