Menu

Mode Gelap
Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara! Bujang Diduga Jadi Dalang Pengoperasian Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Jalan Nes Kabupaten Muaro Jambi Pengembang Terkenal di Kasang Pudak Berinisial F Diduga Menjadi Dalang Kasus Penyerobotan Tanah dan Jual Beli Ganda Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

Headline

Pembangunan PLTA Kerinci Merangin Hidro: Kala Bendera Berkibar di Crane, Jeritan Rakyat Masih Tertinggal di Lereng

badge-check


					Pembangunan PLTA Kerinci Merangin Hidro: Kala Bendera Berkibar di Crane, Jeritan Rakyat Masih Tertinggal di Lereng Perbesar

Kerinci – elangnusantara.com – Tepat setahun yang lalu, suasana gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia masih tergambar jelas di lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), Jambi. Di tengah hutan dan pegunungan, pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla, bersama ratusan karyawan, menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan cara yang unik—menggunakan crane—sebuah simbol modernisasi dan semangat pembangunan nasional. Lagu Indonesia Raya berkumandang dengan khidmat, mengiringi semangat mereka yang telah bertahun-tahun mengabdikan diri di pelosok negeri demi energi masa depan.

JK, yang juga merupakan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, kala itu menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pekerja yang telah lima tahun berada di kawasan terpencil untuk menyukseskan proyek tersebut. Dengan tegas ia menyebut bahwa proyek ini dibiayai oleh dana perusahaan Bukaka dan ditargetkan beroperasi pada tahun 2025, menjadi pusat energi yang akan menerangi daratan Sumatera.

Namun kini, kita akan memasuki perayaan HUT RI ke-80 tahun 2025, atmosfer di lokasi yang sama berubah drastis. Bukan lagi perayaan dan semangat nasionalisme yang terdengar, melainkan jeritan masyarakat yang kehilangan pekerjaan, kehilangan lahan, serta mata pencaharian mereka. Dampak proyek yang dulunya diagung-agungkan sebagai lambang kemajuan, kini menciptakan luka sosial, kerusakan lingkungan, dan keterputusan komunikasi antara perusahaan dan warga sekitar.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Elang Nusantara Risma Pasaribu SH mencatat bahwa pembangunan yang baik seharusnya tidak menimbulkan ketimpangan sosial atau konflik horizontal di tengah masyarakat. Pembangunan yang menimbulkan dampak destruktif terhadap lingkungan hidup dan komunitas lokal, patut dievaluasi secara menyeluruh, bahkan direkonstruksi ulang. Bukan hanya demi keberlanjutan proyek, tetapi demi keberlangsungan hidup masyarakat yang terdampak langsung.

Ditambah dengan pernyataan Irwanda Nauufal Idris, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Provinsi Jambi, menegaskan bahwa masyarakat bukanlah anti pembangunan. “Kami tidak anti pembangunan,” ujarnya, “Kami hanya meminta agar hukum ditegakkan dengan adil. Jangan biarkan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jangan sepelekan konflik horizontal yang kini terjadi di Muara Hemat, Kerinci. Ini adalah cikal bakal konflik yang lebih besar jika terus diabaikan.”

Dua tahun kemerdekaan, dua wajah realitas. Tahun lalu kita berbicara tentang cita-cita dan pengabdian di atas gunung, tahun ini kita harus bicara tentang suara-suara yang ditinggalkan di lembah penderitaan. Sudah saatnya pembangunan tidak hanya dipandang dari sisi megahnya infrastruktur, tapi juga dari utuhnya keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan martabat kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PWDPI Jambi & PMII Sarolangun Minta Pemerintah Tata Arah Kebijakan Sektor Pertambangan Rakyat Melalui Skema WPR IPR Yang Dianjurkan Negara!

8 Maret 2026 - 09:57 WIB

Antrean Mobil Pelangsir Mengular di SPBU 24.361.13 Lingkar Barat, Diduga Ada Pembiaran dan Praktik Monopoli BBM Bersubsidi

6 Maret 2026 - 03:10 WIB

Kasus Proyek DLH Lamtim, Ketum PWDPI Dorong KPK Turun Tangan, Dugaan Kendali Perusahaan Rekanan Jadi Sorotan

5 Maret 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Selisih Rp46,4 Miliar, PWDPI Jambi Dorong Audit BPK dan SPI atas Pembelian Lahan PTPN IV Regional 4

5 Maret 2026 - 09:12 WIB

Donatur Misterius Sumbangkan 21 Kg Emas untuk Perbaikan Pipa Air Kota Osaka Jepang

22 Februari 2026 - 12:04 WIB

Trending di Headline

atm138

atm138

mpo500 slot

mpo500 link login

mpo500 link login

mpo500 login

mpo500 login

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

https://drinkydrinkproject.com/

https://drinkydrinkproject.com/martini/

https://clubshenonkop.com/

mpo500

mpo500

mpo500

https://theabqreviews.com/

https://theabqreviews.com/2023/03/14/padillas-mexican-kitchen/

https://solosluteva.com/

https://maackitchen.com/