Menu

Mode Gelap
Kebijakan Sampah Walikota Kota Jambi Disorot, PWDPI Dorong Evaluasi dari Perspektif Hukum dan Etika Politik Dihajar Jawa Tengah 3-1 di Laga Kedua, Banteng Jambi United Terpuruk ke Dasar Klasemen Karhutla Muaro Jambi Mengganas, PBP Dorong Pencegahan Berbasis Masyarakat Mega Wati Soekarno Putri Geram Lihat Laki-Laki Memble “Pengen Saya Tamparin Semua” KPK Jambi Gelar Aksi di Polda Jambi, Soroti Dugaan Mafia BBM, Kelangkaan Bahan Bakar dan Akan Gelar Aksi Lanjutan! Karhutla Muaro Jambi: SEKBER PSDH Dorong Evaluasi Perhutanan Sosial dan Tata Kelola Hidrologi Gambut Berbasis KHG

Headline

Ketua DPW PWDPI Jambi soroti Masalah Maraknya Geng Motor Di Jambi, UU Anak Perlu di Revisi

badge-check


					Ketua DPW PWDPI Jambi soroti Masalah Maraknya Geng Motor Di Jambi, UU Anak Perlu di Revisi Perbesar

Ketua DPW PWDPI Jambi soroti Masalah Maraknya Geng Motor Di Jambi, UU Anak Perlu di Revisi

Jambi 23 November 2024 – Aksi geng motor kembali membuat resah masyarakat Kota Jambi. Baru-baru ini, sejumlah aksi ugal-ugalan dan gangguan yang dilakukan oleh geng motor terjadi di beberapa lokasi, termasuk di kawasan Tanjung Lumut, depan Masjid Al-Bafadhal, Kampung Manggis, dan depan Bank Mandiri. Insiden ini menimbulkan keresahan, apalagi melibatkan anak-anak di bawah umur yang sering kali tidak bisa dijerat hukum secara maksimal.

Ketua DPW PWDPI Jambi, Irwanda Nauufal Idris dalam pernyataannya, menyoroti fenomena ini sebagai persoalan serius yang membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. “Masalah geng motor ini tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum. Ini pekerjaan besar bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga keluarga,” tegasnya.
Fenomena geng motor yang didominasi anak di bawah umur juga menjadi sorotan. Berdasarkan aturan yang ada, anak di bawah umur yang terlibat tindak kriminal umumnya akan ditangkap, dibina, lalu dilepaskan kembali. Hal ini diatur oleh Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 yang mengutamakan perlindungan hak-hak anak meskipun terlibat masalah hukum. Namun, pendekatan ini dianggap oleh sebagian pihak tidak memberikan efek jera, bahkan menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku geng motor.
“Maraknya geng motor ini menunjukkan bahwa kita perlu mengevaluasi Undang-Undang Perlindungan Anak. Revisi terhadap regulasi tersebut menjadi acuan penting untuk memastikan anak yang melanggar hukum juga mendapatkan penanganan yang memberikan efek jera,” ungkap Ketua DPW PWDPI Jambi.
Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah rawan aksi geng motor pun mengaku khawatir dengan keselamatan mereka. Salah seorang warga Kampung Manggis menyatakan bahwa aksi ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, ungkap A saat di temui awak media pada Jumat 23 November 2024.

Pihak kepolisian, sementara itu, terus berupaya menekan aksi geng motor ini melalui patroli rutin dan razia kendaraan. “Kami memprioritaskan pembinaan kepada anak-anak di bawah umur yang terlibat. Namun, perlu kerja sama semua pihak, termasuk keluarga, untuk mengontrol dan mengedukasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus,” ujar salah satu anggkota kepolisian Kota Jambi.
Fenomena ini jelas menunjukkan bahwa penanganan geng motor tidak hanya dapat diselesaikan dari sisi penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan pendidikan. Peran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan pemerintah daerah menjadi sangat penting untuk menciptakan kesadaran bersama dalam mengatasi masalah ini.

Dengan meningkatnya peredaran geng motor di Jambi, revisi terhadap regulasi, khususnya UU Perlindungan Anak, dapat menjadi langkah awal untuk memberikan keseimbangan antara perlindungan anak dan penegakan hukum yang tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline