Menu

Mode Gelap
KPK Jambi Akan Gelar Aksi di Mapolda Jambi, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Distribusi BBM Bersubsidi Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT! Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi

Headline

Kejati Sumsel Diminta Usut Kepemilikan Tanah Ribuan Hektar di Pangkalan Tarum

badge-check


					Kejati Sumsel Diminta Usut Kepemilikan Tanah Ribuan Hektar di Pangkalan Tarum Perbesar

Kejati Sumsel Diminta Usut Kepemilikan Tanah Ribuan Hektar di Pangkalan Tarum

 

Musi Rawas- Setelah terbongkar dugaan korupsi PT.DAM oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sejumlah warga minta Kejati selidiki kepemilikan ribuan hektar lahan dikawasan hutan produksi milik negara oleh salah satu perusahaan yang ada di Pangkalan Tarum Lama, Kabupaten Musi Rawas Provinsi setempat

 

Berdasarkan informasi dari salah satu narasumber yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan jika penguasan lahan diduga milik PT.GSL yang ada di Desa Pangkalan Tarum kecamatan setempat mencapai ribuan hektar dengan modus yang sama seperti PT.DAM.

 

“Tolong bongkar juga kepemilikan lahan salah satu perusahaan yang ada di Desa Pangkalan Tarum. Informasi pemilik perusahaan tersebut dari inpestor luar negri. Lahan yang rencana diperuntukan perkebunan sawit tersebut mencapai ribuan hektar,” ungkap Nara sumber yang minta dirahasiakan identitasnya pada Jum’at (7/3/2025) malam.

 

Narasumber juga menceritakan modus yang dilakukan oleh perusahaan untuk menguasai lahan diduga sama seperti PT DAM. mereka bekerja sama dengan oknum pemerintah daerah serta oknum kepala desa untuk merekayasa surat kepemilikan atau perizinan.

 

“Bahkan bannyak juga lahan milik warga yang diduga diserobot oleh pihak perusahaan melalui kroni-kroninya. Sebab untuk mendapatkan lahan kawasan hutan produksi untuk perkebunan sawit pihak perusahaan bekerjasama dengan oknum pejabat pemerintah dan oknum kepala desa,”ujar narasumber.

 

Menurut narasumber, selama ini masyarakat enggan dan takut untuk membongkar kasus tersebut. Pasalnya interpensi dari sejumlah oknum sangat kuat dan jika melawan bisa dikriminalkan atau penjara.

 

“Setelah terbongkar kasus PT.DAM sepertinya masyarakat mulai berani bersuara yang selama ini lebih baik Diam atas ketidak Adilan serta keserakahan para pemimpin kita,”kata Narasumber.

 

Narasumber juga minta kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk membongkar kasus ini. Jika terbukti pihak perusahaan dan oknum aparat bersalah agar dijebloskan kepenjara.

 

“Siapapun orangnya jika terbukti bersalah memanfaatkan hak negara atau masyarakat mohon kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan para pelaku dihukum seberat-beratnya,”pungkasnya. (Tim Media PWDPI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Jambi Akan Gelar Aksi di Mapolda Jambi, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Distribusi BBM Bersubsidi

10 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Waspada El Nino dan Puncak Kemarau 2026: Sekber PSDH Jambi Serukan Sinergi Penuh Untuk Mencegah Karhutla

10 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Warga RT 05 Rawasari Geruduk Kantor Lurah: Desak Walikota Maulana Untuk Evaluasi dan Berhentikan Ketua RT!

10 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi

9 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital

9 Agustus 2026 - 01:22 WIB

Trending di Jambi