Menu

Mode Gelap
Unit Tipidter Polres Merangin Amankan Dua Terduga Pelaku PETI di Talang Kawo Bupati Merangin M Syukur Minta Polisi Usut Tuntas Aktivitas PETI di Atas Aset Pemkab Iran Tepis Trump Soal Klaim Selat Hormuz Wilayah AS: Akan Tetap Milik Iran! Empat Anak Michael Hartono Disebut Terima Warisan Saham Rp52,3 Triliun per Orang Karhutla Bayung Lencir Meluas, Asap Berpotensi Masuk Jambi dan Ganggu Tol Baleno Harga Pangan di Jambi Mulai Melandai, Telur dan Sejumlah Komoditas Cabai Turun

Jambi

Karhutla Bayung Lencir Meluas, Asap Berpotensi Masuk Jambi dan Ganggu Tol Baleno

badge-check


					Karhutla Bayung Lencir Meluas, Asap Berpotensi Masuk Jambi dan Ganggu Tol Baleno Perbesar

Muba, 15 Agustus 2026 – elangnusantara.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, kembali menjadi perhatian. Kebakaran yang terjadi di kawasan gambut Desa Muara Medak tersebut dilaporkan terus meluas dan berpotensi membawa dampak hingga wilayah Provinsi Jambi.

Kebakaran diketahui terjadi sejak 7 Agustus 2026 di Dusun 9, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir. Lokasi tersebut berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi.

Berdasarkan laporan terbaru, terdapat sedikitnya tiga titik api dengan perkiraan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 100 hektare. Kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit karena api dapat merambat di bawah permukaan dan kembali muncul di titik lain.

Persoalan tidak berhenti pada kebakaran di lokasi. Posisi Muara Medak yang berdekatan dengan Jambi membuat asap hasil pembakaran berpotensi terbawa angin menuju wilayah provinsi tetangga.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kabut asap dapat mengganggu kualitas udara serta aktivitas masyarakat, terutama apabila konsentrasi asap semakin meningkat.

Jambi sendiri dalam beberapa hari terakhir juga tengah menghadapi persoalan karhutla. Situasi ini membuat potensi pergerakan asap lintas wilayah semakin perlu diantisipasi.

Dampak karhutla juga berpotensi dirasakan pengguna Jalan Tol Bayung Lencir–Tempino (Baleno).

Asap dilaporkan dapat terasa hingga jalur tol, bahkan berpotensi masuk ke kabin kendaraan. Pada malam hari, keberadaan asap juga dapat menyebabkan jarak pandang pengendara menurun.

Situasi tersebut tentu bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan apabila melintasi wilayah yang terdampak asap, terutama pada malam hingga dini hari.

Musi Banyuasin menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan. BPBD Sumsel sebelumnya mencatat Muba dan Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai wilayah dengan kejadian karhutla terbanyak, dengan total 102 kejadian hingga awal Agustus 2026.

Kondisi semakin sulit karena musim kemarau menyebabkan kanal dan embung di sejumlah wilayah Sumsel mulai mengalami penyusutan. Berkurangnya sumber air membuat proses pemadaman, baik oleh tim darat maupun udara, menghadapi tantangan lebih besar.

Karhutla di Bayung Lencir menjadi pengingat bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak mengenal batas administrasi.

Ketika api berada di kawasan perbatasan, dampaknya dapat dirasakan daerah lain melalui pergerakan asap. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, aparat penegak hukum, Manggala Agni, dan pemerintah Provinsi Jambi menjadi penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Bagi masyarakat, terutama warga yang berada di wilayah Jambi bagian barat dan daerah yang berdekatan dengan perbatasan Sumsel, perkembangan arah angin dan kualitas udara perlu terus dipantau.

Karhutla bukan sekadar persoalan api yang harus dipadamkan. Ketika asap mulai menyeberangi wilayah, persoalannya berubah menjadi ancaman terhadap kesehatan masyarakat, keselamatan transportasi, dan kualitas lingkungan.

elangnusantara.com — Mengawal Fakta, Menyuarakan Kepentingan Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Unit Tipidter Polres Merangin Amankan Dua Terduga Pelaku PETI di Talang Kawo

15 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bupati Merangin M Syukur Minta Polisi Usut Tuntas Aktivitas PETI di Atas Aset Pemkab

15 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Iran Tepis Trump Soal Klaim Selat Hormuz Wilayah AS: Akan Tetap Milik Iran!

15 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Empat Anak Michael Hartono Disebut Terima Warisan Saham Rp52,3 Triliun per Orang

15 Agustus 2026 - 02:10 WIB

Harga Pangan di Jambi Mulai Melandai, Telur dan Sejumlah Komoditas Cabai Turun

15 Agustus 2026 - 01:49 WIB

Trending di Jambi