Menu

Mode Gelap
BPK Ungkap Dugaan Kerugian Daerah di PUPR Tebo, Pola Berulang Indikasikan Masalah Sistemik Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini! Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

Jambi

Jalur Evakuasi Penting, Namun HIMSAK Anggap Realisasi TPA Regional Sangat Mendesak

badge-check


					Jalur Evakuasi Penting, Namun HIMSAK Anggap Realisasi TPA Regional Sangat Mendesak Perbesar

Jalur Evakuasi Penting, Namun HIMSAK Anggap Realisasi TPA Regional Sangat Mendesak

Kerinci, 15 April 2025 – Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) kembali menyuarakan keprihatinannya atas krisis penangan sampah yang kian meresahkan masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

HIMSAK secara tegas mendesak anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci–Sungai Penuh untuk tidak hanya fokus suarakan perbaikan jalan dan jalur evakuasi, namun juga turut memperjuangkan kejelasan realisasi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional.

Sekretaris Jenderal HIMSAK Efandra Rahmat Hidayat, menekankan bahwa jalur evakuasi memang penting sebagai bagian dari mitigasi bencana, namun persoalan sampah adalah krisis lingkungan dan sosial yang sudah sangat mendesak.

“Kami tidak menampik pentingnya jalur evakuasi, namun persoalan sampah juga menyangkut wajah kota, kesehatan masyarakat, dan masa depan lingkungan. Jangan sampai satu masalah diutamakan sementara yang lain dibiarkan membusuk,” tegasnya.

Menurutnya, tumpukan sampah yang berserakan di berbagai titik tidak hanya mencemari lingkungan dan merusak estetika kota, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

“Kerinci dan Sungai Penuh adalah wajah pariwisata Provinsi Jambi. Bagaimana bisa, kita menjual keindahan alam jika dipenuhi sampah dan bau tak sedap?” tambahnya.

HIMSAK mengapresiasi komitmen Gubernur Jambi, Al Haris, yang telah mewacanakan pembangunan TPA Regional modern dan ramah lingkungan, namun menilai bahwa sampai hari ini realisasinya belum jelas.

“Sejak awal gubernur Al Haris menjabat periode pertama rencana ini digulirkan, tapi hingga kini menjabat kembali belum ada tindak lanjut konkret. Kami khawatir ini hanya menjadi wacana tanpa aksi,” ujarnya.

Melalui pernyataan ini, HIMSAK meminta anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci–Sungai Penuh untuk segera menyuarakan dan memperjuangkan realisasi TPA Regional dalam rapat-rapat pembahasan anggaran maupun pengawasan eksekutif. Mereka menilai wakil rakyat harus lebih peka terhadap isu lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini. Pemerintah dan DPRD harus ingat bahwa masyarakat menaruh harapan besar agar lingkungan Kerinci dan Sungai Penuh kembali bersih, sehat, dan layak sebagai destinasi wisata unggulan Jambi,” tambah Sekjend HIMSAK.

Selain itu HIMSAK juga akan segera mendatangi Anggota DPRD Provinsi Jambi untuk mempertanyakan dan meminta kejelasan terkait realisasi pembangunan TPA Regional yang menggunakan dana APBD Provinsi Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPK Ungkap Dugaan Kerugian Daerah di PUPR Tebo, Pola Berulang Indikasikan Masalah Sistemik

25 Maret 2026 - 07:15 WIB

Update Harga Emas dan Perak Hari Ini Selasa 24 Maret 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya di Sini!

24 Maret 2026 - 05:37 WIB

Emas Sempat Anjlok, Berbalik Arah Usai Pernyataan Mendadak Donald Trump

24 Maret 2026 - 05:31 WIB

Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah

22 Maret 2026 - 12:51 WIB

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

Trending di Headline