Gudang Minyak Ilegal Milik Adi Terbakar di Mendalo: Diduga Seringkali Jadi Tempat Penyelewengan Minyak BBM Bersubsidi
Muaro Jambi — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang minyak ilegal yang terletak di kawasan Mendalo, Desa Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat malam (12/4). Lokasi kebakaran yang hanya berjarak beberapa kilometer dari kawasan pendidikan di Kota Jambi ini memicu kekhawatiran besar dari masyarakat dan aktivis lingkungan karena mengancam keselamatan publik dan memperlihatkan dugaan praktik pelanggaran hukum yang terorganisir.
Dari informasi yang diperoleh, gudang minyak tersebut diketahui milik seorang anggota TNI aktif bernama Adi yang bertugas di Kodim 0415 Jambi. Selain Adi, dua nama lain yang disebut sebagai pengelola operasional gudang juga mencuat, yaitu B. Sagala dan S. Sagala. Namun, identitas keduanya diduga sengaja dikaburkan untuk mengalihkan sorotan dari aktor utama yang terlibat.
Tak hanya itu, investigasi awal menunjukkan adanya nama R yang disebut-sebut sebagai pemasok utama minyak ke gudang tersebut. Dugaan semakin menguat bahwa minyak yang disimpan dan didistribusikan di lokasi itu merupakan BBM bersubsidi, berdasarkan kesaksian warga yang sering melihat mobil tangki angkutan Merah Putih keluar masuk dari dalam gudang sebelum peristiwa kebakaran terjadi.
“Kami warga di sini sudah lama tahu gudang itu beroperasi. Mobil tangki Merah Putih sering keluar masuk. Tapi tidak ada tindakan dari aparat. Sekarang setelah kebakaran, baru semua heboh,” ujar seorang warga Sungai Duren yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, seorang aktivis dari Jambi yang turut menyoroti kasus ini menyampaikan keprihatinannya dan mengecam keras lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut.
“Kami sedang mengusut secara serius kasus kebakaran gudang minyak ilegal ini. Ini bukan sekadar insiden biasa, tapi merupakan pelanggaran hukum yang berat. Baru kali ini kami tahu ternyata ada gudang minyak ilegal sebesar ini di kawasan Sungai Duren. Kami sangat menyayangkan”.











