Menu

Mode Gelap
Mobil Tangki PT Diandra Kharisma Abadi: Armada Perbantuan Pertamina Jambi Terpantau Masuk Gudang Penimbunan BBM Tambang Emas Tanpa Izin di Tebo Kian Mengkhawatirkan, Sekitar 300 Rakit Beroperasi di Sungai Batanghari Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara! Bombastis! Pengadaan Kipas Angin Koperasi Merah Putih Rp1,8 Triliun, Kewarasan Pemerintah Dipertanyakan Ditpolairud Polda Jambi Sita 6,8 Ton BBM Tanpa Dokumen di Sungai Batanghari, Dua Orang Jadi Tersangka Amplop Untuk Menteri Kehutanan Raja Juli Diduga Bersumber Dari Hasil Memeras 914 Petani

Headline

Bulog Kuala Tungkal: Serap 1.069 Ton Gabah, Pastikan Harga Stabil dan Petani Terlindungi

badge-check


					Bulog Kuala Tungkal: Serap 1.069 Ton Gabah, Pastikan Harga Stabil dan Petani Terlindungi Perbesar

Kuala Tungkal, 25 September 2025 elangnusantara.com – Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal memastikan kesiapan dalam melaksanakan penyerapan gabah kering panen (GKP) sesuai dengan penugasan yang diberikan pemerintah. Program ini dijalankan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus menjamin ketersediaan cadangan pangan pemerintah. Kamis (24/09/25)

Kepala Bulog Cabang Kuala Tungkal, Reny Lelianda, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk langsung membeli gabah dari petani di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar harga gabah tidak jatuh saat musim panen berlangsung.

“Bulog sebagai operator pemerintah akan selalu menjalankan penugasan dengan penuh tanggung jawab. Selama gabah petani sesuai dengan ketentuan harga yang ditetapkan, kami siap melakukan penyerapan,” ujar Reny.

Sejauh ini, Bulog Kuala Tungkal juga telah berhasil melakukan penyerapan GKP di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 1.069 ton. Langkah ini sekaligus membuktikan konsistensi Bulog dalam menjalankan amanat pemerintah di wilayah kerja yang lebih luas.

Bulog Kuala Tungkal menegaskan upaya tersebut dilakukan sepenuhnya untuk mendukung kesejahteraan petani, menjaga ketahanan pangan dan menstabilkan harga gabah di daerah.

Selain itu, Bulog juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dalam penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), agar hasil serapan gabah dapat segera diolah dan didistribusikan ke masyarakat.

“Penyerapan gabah ini bukan hanya soal volume, tetapi tentang memastikan hasil panen petani memiliki pasar yang jelas, serta menjaga agar harga tetap stabil,” tambah Reny.

Dengan langkah tersebut, Bulog Kuala Tungkal menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara!

14 Juli 2026 - 13:22 WIB

Amplop Untuk Menteri Kehutanan Raja Juli Diduga Bersumber Dari Hasil Memeras 914 Petani

13 Juli 2026 - 18:25 WIB

Rumah Anggota Parlemen Irak Digrebek, Dari Sempak Uang Tunai dan Emas Senilai Rp1,03 Triliun Disita

13 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pameran “Boru Ni Raja” di ITB: Visualisasi Penghormatan Kepada Perempuan Batak

13 Juli 2026 - 00:37 WIB

Ribuan SHM Masih Terblokir, Warga Jambi Bawa Aspirasi ke DPR RI, Harapkan Kepastian Hukum

12 Juli 2026 - 15:48 WIB

Trending di Headline