Menu

Mode Gelap
Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi PMII Jambi Desak Kejelasan Hukum Kasus DAK Disdik, Soroti Nama Gubernur dalam Persidangan

Headline

Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada! 

badge-check


					Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada!  Perbesar

Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada!

 

Jambi – Tanpa ada tulisan INU angkutan BBM industri dengan merek PT. Mega Duta Energi menuai berbagai pertanyaan publik, dari mana asal sumber minyaknya dan bagaimana pajaknya.

 

Bertuliskan tonase sebanyak 5.000 liter muatan akan menambah catatan, kurangnya pengawasan dari aparat penegak hukum membuat mafia minyak ilegal semakin merajarela di provinsi jambi.

 

Tak sampai disitu saja, ketua DPW PWDPI Provinsi Jambi irwanda nauufal idris mengatakan akan terus mengawasi seluruh angkutan BBM industri di provinsi jambi, dari yang mempunyai izin sampai dengan yang tidak mempunyai izin tetapi tetap beroperasi.

 

“Kita masih mengumpulkan data-datanya, disini sebenarnya mafia itu bermain, lau lalang yang sering kali kita lihat membuat pertanyaan, sumber minyaknya dari mana dan pajaknnya kemana?”, jelasnya.

 

Dikutip dari laman aurduri.com pernyataan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mengungkapkan masih banyaknya potensi pajak yang hilang akibat pengawasan yang lemah.

 

Fenomena mafia BBM telah menjadi rahasia umum di Jambi. Di berbagai titik, seperti gudang-gudang di Kota Jambi hingga penambangan ilegal di Kabupaten Batanghari, aktivitas ini berjalan terang-terangan. Mafia BBM menggunakan berbagai cara untuk membobol sistem. Salah satunya dengan memodifikasi kendaraan agar mampu menampung BBM dalam jumlah besar.

 

Kondisi ini semakin diperburuk dengan lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat aliran subsidi yang sebenarnya ditujukan untuk masyarakat kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan

21 Maret 2026 - 17:31 WIB

Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda

20 Maret 2026 - 05:06 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

DPD GRIB Jaya Provinsi Jambi Dukung Penanganan Sampah, Jalin Koordinasi dengan TPS 3R Jaya Abadi

14 Maret 2026 - 05:11 WIB

Trending di Jambi