Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

HEBOH! PENEMUAN JASAD DIDUGA KAPTEN KAPAL MILIK PT. KTN DI TEPIAN SUNGAI BATANGHARI, DPW PWDPI PROVINSI JAMBI : PANTAU, KAWAL DAN KIP

badge-check


					HEBOH! PENEMUAN JASAD DIDUGA KAPTEN KAPAL MILIK PT. KTN DI TEPIAN SUNGAI BATANGHARI, DPW PWDPI PROVINSI JAMBI : PANTAU, KAWAL DAN KIP Perbesar

HEBOH! PENEMUAN JASAD DIDUGA KAPTEN KAPAL MILIK PT. KTN DI TEPIAN SUNGAI BATANGHARI, DPW PWDPI PROVINSI JAMBI : PANTAU, KAWAL DAN KIP

 

Muaro Jambi – Menguncangkan publik, heboh penemuan jasad seorang laki-laki oleh masyarakat ditepian sungai perairan sungai batanghari yang diduga seorang kapten kapal yang sudah hilang selama 3 hari berinisial DRS (43) belokasi tepatnya di Aur Gading Olak Badar Kecamatan Kumpeh Ilir Muaro Jambi. Jum’at 14 Maret 2025.

 

Dari informasi beberapa media online yang beredar dan informasi laporan masyarakat kepada (red), diduga jasad kapten kapal tersebut membawa tugboat Kurnia Tunggal Delapan Jambi milik PT. KTN, dalam kejadiannya informasi sementara, kapten tersebut diduga kecelakaan kerja pada 12 Maret 2025 saat sedang membersihkan kapal di PT.KTN tersebut, diduga terpeleset dan terjatuh.

 

Anehnya, kehilangan kapten pada tanggal 12 maret 2025 tidak membuat heboh dikarnakan pihak diduga perusahaan ingin menyembunyikan peristiwa tersebut, tanpak dari kehilangan selama tiga hari.

 

Dikutip dari media online benuanews.com yang mengkonfirmasi Kasubdit Gakkum Dirpolair Polda Jambi AKBP Ade Chandra melalui via WhatsApp pribadinya pada hari Jum’at 14 Maret 2025 membenarkan kejadian tersebut.

 

”Kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan,”Jelas Ade Chandra.

 

Masih dikutip dari media online benuanews.com, saat dikonfirmasi Kapolsek Kumpeh Ilir Iptu Aris Israwan melalui sambungan telepon juga membenarkan atas penemuan jasad kapten kapal, dan sekarang sudah diantarkan kepihak keluarga untuk di kebumikan “kata Kapolsek Kumpeh Ilir, Jum’at 14/03 Sore.

 

Menanggapi hal tersebut, DPW PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Provinsi Jambi melalui Sekretaris Umum Amri menegaskan kita akan terus mencari informasi atas kejadian ini, tiga hari baru di temukan seorang kapten kapal saat kecelakaan kerja.

 

“Perusahaan itu harus peduli dengan pekerjanya, apalagi ini perusahaan besar, diminta untuk pihak terkait terkhusus polairud usut tuntas, jangan tebang pilih hukum, tegak lurus, jika ada oknum yang ingin menutupi kejadian ini, ungkap dan tegakkan hukum serta lakukan keterbukaan informasi publik”, tegasnya.

 

Menambahkannya, Amri menjelaskan ini perlu menjadi tanda tanya besar, ini kejadian yang pertama atau sebelumnya sudah pernah terjadi.

 

“Cek Cctv, Kita minta aparat penegak hukum serius melakukan penyelidikan, kami dari DPW PWDPI Provinsi Jambi akan memantau dan mengawal pemberitaan ini”, tutupnya.

 

Dan untuk dari pihak PT. KTN sampai berita ini diturunkan (red) belum berhasil untuk mengkonfirmasi dan belum ada jawaban dan tanggapan dari berbagai media yang terbit, kita berharap keterbukaan informasi publik harus terang dari pada cahaya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat

30 Mei 2026 - 18:20 WIB

FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah

30 Mei 2026 - 17:53 WIB

GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika

29 Mei 2026 - 02:30 WIB

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Trending di Headline