Menu

Mode Gelap
Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi Diduga Lakukan Penyelewengan BBM dan Ganti Plat di Pinggir Jalan, Mobil Tangki PT Karo Jambi Jadi Sorotan Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

Jambi

Mafia Minyak Tanah Ilegal di Jalan Syailendra Bernama Darsih Diduga Bebas Beroperasi di Wilayah Alam Barajo

badge-check


					Mafia Minyak Tanah Ilegal di Jalan Syailendra Bernama Darsih Diduga Bebas Beroperasi di Wilayah Alam Barajo Perbesar

Mafia Minyak Tanah Ilegal di Jalan Syailendra Bernama Darsih Diduga Bebas Beroperasi di Wilayah Alam Barajo

Jambi – Kasus pengoplosan dan peredaran minyak ilegal kembali mencuat di Kota Jambi. Kali ini, sorotan tertuju pada seorang bernama Darsih, yang diduga menjadi otak operasi mafia minyak ilegal di Jalan Sailendra, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo. Menurut tim investigasi, Darsih secara rutin mengambil minyak dari sumber ilegal di kawasan Simpang Gas, Sumatera Selatan, untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Jambi.

Tak hanya itu, Darsih juga diduga memiliki gudang penyimpanan minyak ilegal di wilayah Alam Barajo. Seorang narasumber yang berdomisili di sekitar lokasi mengungkapkan, gudang tersebut kerap digunakan untuk menampung minyak oplosan sebelum diedarkan ke pasaran. “Gudang itu selalu tertutup rapat, tapi sering tercium bau menyengat dari dalam. Warga sekitar sudah curiga, tapi takut untuk melaporkan,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Modus operandi Darsih terbilang rapi. Ia menggunakan mobil APV untuk mengangkut minyak ilegal tersebut. Tim investigasi menemukan, Darsih memiliki setidaknya dua mobil pengangkut, salah satunya dengan nomor polisi BH 1301 RA. Mobil-mobil ini kerap terlihat mondar-mandir antara Simpang Gas dan Alam Barajo, mengindikasikan aktivitas distribusi minyak ilegal yang terorganisir.

Maraknya kasus pengoplosan minyak di Jambi belakangan ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Minyak oplosan tidak hanya merugikan negara karena menghindari pajak, tetapi juga membahayakan konsumen karena kualitasnya yang tidak terjamin. “Kami meminta aparat kepolisian daerah Jambi untuk segera mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap kasus ini. Mafia minyak seperti ini harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” tegas seorang anggota tim investigasi.

Masyarakat pun berharap, tindakan tegas dari aparat dapat menghentikan praktik mafia minyak yang telah lama meresahkan ini. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kasus serupa akan terus bermunculan, mengancam stabilitas ekonomi dan keamanan energi di wilayah Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki

26 Juli 2026 - 14:47 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

Diduga Lakukan Penyelewengan BBM dan Ganti Plat di Pinggir Jalan, Mobil Tangki PT Karo Jambi Jadi Sorotan

26 Juli 2026 - 02:30 WIB

Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi

25 Juli 2026 - 15:56 WIB

Trending di Jambi