Menu

Mode Gelap
Risma Desak Dewas Periksa Penyidik KPK, Soroti Aliran Dana “Ketok Palu” ke Tim Pemenangan Masnah–BBS Mantan Kadisdik Jambi dan Dua Tersangka Lain Ditahan, Kasus Korupsi DAK Rugikan Negara Rp21,8 Miliar Kerinci juara inflansi: kartu kuning untuk pemerintah kabupaten kerinci PT SMM Ditutup Paksa Warga: “Lingkungan Kami Jangan Dirusak, Turunkan Kades!” GBRK Desak Evaluasi Jabatan Komisaris Utama Bank 9 Jambi, Soroti Potensi Pelanggaran UU Pelayanan Publik Berkekuatan Hukum Tetap! Kemendikti Serahkan Tata Kelola Universitas Batanghari Sepenuhnya ke Yayasan

Headline

Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada! 

badge-check


					Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada!  Perbesar

Angkutan BBM Industri PT. Mega Duta Energi Apakah Resmi?DPW PWDPI Jambi Tulisan INU Tidak Ada!

 

Jambi – Tanpa ada tulisan INU angkutan BBM industri dengan merek PT. Mega Duta Energi menuai berbagai pertanyaan publik, dari mana asal sumber minyaknya dan bagaimana pajaknya.

 

Bertuliskan tonase sebanyak 5.000 liter muatan akan menambah catatan, kurangnya pengawasan dari aparat penegak hukum membuat mafia minyak ilegal semakin merajarela di provinsi jambi.

 

Tak sampai disitu saja, ketua DPW PWDPI Provinsi Jambi irwanda nauufal idris mengatakan akan terus mengawasi seluruh angkutan BBM industri di provinsi jambi, dari yang mempunyai izin sampai dengan yang tidak mempunyai izin tetapi tetap beroperasi.

 

“Kita masih mengumpulkan data-datanya, disini sebenarnya mafia itu bermain, lau lalang yang sering kali kita lihat membuat pertanyaan, sumber minyaknya dari mana dan pajaknnya kemana?”, jelasnya.

 

Dikutip dari laman aurduri.com pernyataan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mengungkapkan masih banyaknya potensi pajak yang hilang akibat pengawasan yang lemah.

 

Fenomena mafia BBM telah menjadi rahasia umum di Jambi. Di berbagai titik, seperti gudang-gudang di Kota Jambi hingga penambangan ilegal di Kabupaten Batanghari, aktivitas ini berjalan terang-terangan. Mafia BBM menggunakan berbagai cara untuk membobol sistem. Salah satunya dengan memodifikasi kendaraan agar mampu menampung BBM dalam jumlah besar.

 

Kondisi ini semakin diperburuk dengan lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat aliran subsidi yang sebenarnya ditujukan untuk masyarakat kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Risma Desak Dewas Periksa Penyidik KPK, Soroti Aliran Dana “Ketok Palu” ke Tim Pemenangan Masnah–BBS

6 Mei 2026 - 09:15 WIB

Mantan Kadisdik Jambi dan Dua Tersangka Lain Ditahan, Kasus Korupsi DAK Rugikan Negara Rp21,8 Miliar

4 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kerinci juara inflansi: kartu kuning untuk pemerintah kabupaten kerinci

4 Mei 2026 - 15:30 WIB

PT SMM Ditutup Paksa Warga: “Lingkungan Kami Jangan Dirusak, Turunkan Kades!”

4 Mei 2026 - 14:39 WIB

GBRK Desak Evaluasi Jabatan Komisaris Utama Bank 9 Jambi, Soroti Potensi Pelanggaran UU Pelayanan Publik

28 April 2026 - 02:30 WIB

Trending di Jambi