Menu

Mode Gelap
Korban Penganiayaan Minta Kepada Kapolsek Bukit Kemuning Segera Tangkap Pelaku Manajemen RSUD Raden Mattaher Bungkam: Limbah Medis Menggunung, Bau Menyengat Hingga Ancam Keselamatan Pasien Masyarakat Sarolangun Tolak Lalu-lalang Tronton Batu Bara: Jalan Rusak & Mengancam Keselamatan Pengendara! Gawat! Dana Nasabah Diduga Dibobol, Keamanan Sistem BNI Cabang Jambi Dipertanyakan Diduga Wagub Lampung Pasang Badan untuk Kakak Kandung Terkait Proyek Jembatan Mangkrak Rp29 Miliar Hadiri Muswil DPW PWDPI Lampung, Ketum PWDPI Minta Perkuat Jaringan Ekonomi dan Kualitas Wartawan

Headline

PUSAT PEMBELANJAAN ( MALL ) DI KOTA JAMBI BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP LINGKUNGAN HIDUP

badge-check


					PUSAT PEMBELANJAAN ( MALL ) DI KOTA JAMBI BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP LINGKUNGAN HIDUP Perbesar

Oleh : Elas Annra Dermawan, SH ( Advokat dan Pendiri Pusat Studi Politik dan Bantuan Hukum )

Pembangunan pusat perbelanjaan (mall) di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari di Kota Jambi menjadi salah satu contoh nyata tata ruang yang bertentangan dengan prinsip lingkungan. Masalah ini menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, ekosistem, dan masyarakat. Berikut adalah uraian tentang permasalahan tersebut:

1. Dampak Terhadap Hidrologi Sungai

Pendirian mall di atas DAS mengganggu aliran alami Sungai Batanghari. DAS adalah area penting untuk pengendalian air permukaan dan fungsi ekosistem. Bangunan besar seperti mall mengurangi kapasitas tanah untuk menyerap air, mempercepat limpasan air, dan meningkatkan risiko banjir di wilayah sekitarnya, terutama saat curah hujan tinggi.

2. Kerusakan Ekosistem Sungai

Pembangunan mall sering melibatkan pengurukan, reklamasi, atau penyempitan sungai. Hal ini mengakibatkan degradasi ekosistem sungai, termasuk habitat ikan dan organisme lain yang bergantung pada sungai. Dampak ini dapat merusak keseimbangan ekologis di kawasan tersebut.

3. Peningkatan Risiko Banjir

Mall yang berdiri di atas DAS Batanghari memperbesar potensi banjir karena aliran air terhambat. Penurunan daya dukung DAS juga memperburuk kemampuan sungai untuk mengalirkan air, sehingga area sekitarnya menjadi rawan banjir saat hujan deras.

4. Polusi dari Aktivitas Mall

Mall menghasilkan berbagai jenis limbah, termasuk limbah cair dari restoran dan toko-toko yang dapat mencemari air sungai jika tidak dikelola dengan baik. Sampah plastik dan limbah domestik juga sering ditemukan mengalir ke sungai, memperburuk kualitas air Batanghari yang sudah tercemar.

5. Pelanggaran Peraturan Lingkungan

Dalam banyak kasus, pembangunan di atas DAS melanggar Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengharuskan pemeliharaan kawasan sungai sebagai zona perlindungan. Selain itu, peraturan tata ruang yang seharusnya menjaga DAS sebagai kawasan lindung sering kali diabaikan demi kepentingan komersial.

Solusi untuk Masalah Ini:

1.Evaluasi dan Audit Tata Ruang:
Pemerintah Kota Jambi perlu mengevaluasi tata ruang dan menegakkan aturan terkait perlindungan DAS, termasuk meninjau kembali izin pembangunan yang melanggar prinsip lingkungan.

2.Pemulihan Ekologis DAS:
Jika memungkinkan, bagian DAS yang sudah terganggu perlu direstorasi. Pemerintah dapat merelokasi mall atau mengadaptasi desainnya untuk meminimalkan dampak lingkungan.

3.Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum:

Diperlukan pengawasan ketat terhadap pembangunan yang berpotensi merusak DAS. Pemerintah dan masyarakat perlu memastikan bahwa proyek-proyek semacam ini mematuhi regulasi lingkungan.

4.Keterlibatan Masyarakat:
Masyarakat lokal harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan di area sensitif seperti DAS. Ini untuk memastikan bahwa aspirasi warga dan kebutuhan lingkungan menjadi prioritas.

5.Pengelolaan Limbah yang Ketat:

Mall yang sudah berdiri harus diwajibkan memiliki sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan untuk mencegah pencemaran Sungai Batanghari lebih lanjut.

Dengan langkah-langkah ini, Kota Jambi dapat mengurangi dampak negatif pembangunan mall di atas DAS dan menciptakan tata ruang yang lebih berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korban Penganiayaan Minta Kepada Kapolsek Bukit Kemuning Segera Tangkap Pelaku

4 Februari 2026 - 02:03 WIB

Manajemen RSUD Raden Mattaher Bungkam: Limbah Medis Menggunung, Bau Menyengat Hingga Ancam Keselamatan Pasien

2 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masyarakat Sarolangun Tolak Lalu-lalang Tronton Batu Bara: Jalan Rusak & Mengancam Keselamatan Pengendara!

2 Februari 2026 - 11:30 WIB

Gawat! Dana Nasabah Diduga Dibobol, Keamanan Sistem BNI Cabang Jambi Dipertanyakan

1 Februari 2026 - 14:49 WIB

Diduga Wagub Lampung Pasang Badan untuk Kakak Kandung Terkait Proyek Jembatan Mangkrak Rp29 Miliar

1 Februari 2026 - 14:47 WIB

Trending di Jambi

atm138

atm138

mpo500 slot

mpo500 link login

mpo500 link login

mpo500 login

mpo500 login

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

situs mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

mpo500

https://drinkydrinkproject.com/

https://drinkydrinkproject.com/martini/

https://clubshenonkop.com/

mpo500

mpo500

mpo500

https://theabqreviews.com/

https://theabqreviews.com/2023/03/14/padillas-mexican-kitchen/

https://solosluteva.com/

https://maackitchen.com/