Menu

Mode Gelap
Mobil Tangki PT Diandra Kharisma Abadi: Armada Perbantuan Pertamina Jambi Terpantau Masuk Gudang Penimbunan BBM Tambang Emas Tanpa Izin di Tebo Kian Mengkhawatirkan, Sekitar 300 Rakit Beroperasi di Sungai Batanghari Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara! Bombastis! Pengadaan Kipas Angin Koperasi Merah Putih Rp1,8 Triliun, Kewarasan Pemerintah Dipertanyakan Ditpolairud Polda Jambi Sita 6,8 Ton BBM Tanpa Dokumen di Sungai Batanghari, Dua Orang Jadi Tersangka Amplop Untuk Menteri Kehutanan Raja Juli Diduga Bersumber Dari Hasil Memeras 914 Petani

Headline

Desa Zero PETI: Durian Mukut Menjadi Teladan Menjaga Alam Jambi

badge-check


					Desa Zero PETI: Durian Mukut Menjadi Teladan Menjaga Alam Jambi Perbesar

Durian Mukut, Lembah Masurai — Di ujung barat Kabupaten Merangin, tersembunyi sebuah desa yang menyimpan pesan penting bagi masa depan lingkungan Jambi: Desa Durian Mukut. Dikelilingi hutan lebat, sungai yang jernih, dan udara segar yang menyembuhkan, desa ini bukan hanya indah — tapi juga tangguh.

Di tengah gelombang kerusakan ekologis akibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merebak di banyak tempat, Durian Mukut berdiri teguh: menolak PETI, menjaga bumi, dan merawat warisan leluhur.

“Kami tidak ingin Durian Mukut berubah jadi desa mati karena PETI. Kami sudah bersepakat: tambang ilegal tidak boleh ada di sini. Kami ingin anak cucu kami tetap bisa minum air bersih, melihat hutan, dan hidup damai,” tegas Boy Kristianto, Kepala Desa Durian Mukut.

Komitmen itu tidak datang dari kepala desa saja, tapi juga dari seluruh warga, tokoh adat, pemuda, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah mengabdi di desa ini. Mereka bersama-sama menjaga hutan dan sungai, menolak segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal, serta membangun kesadaran bersama tentang pentingnya hidup selaras dengan alam.

“Desa ini bukan hanya asri, tapi juga punya semangat luar biasa dalam menjaga lingkungan. Kami belajar bahwa zero PETI bukan mimpi. Ini nyata di Durian Mukut. Harapan kami, semangat ini bisa menular ke desa-desa lain,” ucap rekan mahasiswa KKN

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah sekitar, masyarakat dan mahasiswa menyampaikan seruan penting:

“Kami menghimbau kepada desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Merangin, khususnya di Kecamatan Lembah Masurai, agar dapat mencontoh Desa Durian Mukut yang bebas dari aktivitas PETI dan terus menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan anak cucu kita.

Dan bagi desa-desa yang sudah terdampak aktivitas PETI, kami mengajak seluruh masyarakat agar bersatu, kompak, dan segera menghentikan kegiatan tambang ilegal tersebut. Kita tidak boleh menunggu sampai hutan habis, sungai tercemar, dan tanah longsor melanda. Sekarang waktunya bangkit bersama untuk menyelamatkan alam kita.”

Desa Durian Mukut memberi harapan bahwa perubahan bukan mustahil. Bahwa desa-desa di Jambi bisa memilih jalan hijau, jalan lestari, dan jalan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara!

14 Juli 2026 - 13:22 WIB

Amplop Untuk Menteri Kehutanan Raja Juli Diduga Bersumber Dari Hasil Memeras 914 Petani

13 Juli 2026 - 18:25 WIB

Rumah Anggota Parlemen Irak Digrebek, Dari Sempak Uang Tunai dan Emas Senilai Rp1,03 Triliun Disita

13 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pameran “Boru Ni Raja” di ITB: Visualisasi Penghormatan Kepada Perempuan Batak

13 Juli 2026 - 00:37 WIB

Ribuan SHM Masih Terblokir, Warga Jambi Bawa Aspirasi ke DPR RI, Harapkan Kepastian Hukum

12 Juli 2026 - 15:48 WIB

Trending di Headline