Menu

Mode Gelap
Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015 Zulhas Bantah Isu Kopdes di Tengah Laut: “Gimana Nyemennya?”

Jambi

Dosen UIN STS Jambi Gelar kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tentang Ekoteologi di Ponprs Darul Arifin Jambi  

badge-check


					Dosen UIN STS Jambi Gelar kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tentang Ekoteologi di Ponprs Darul Arifin Jambi    Perbesar

Jambi, 15 Desember 2025 – elangnusantara.com – Dosen UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi dari beberapa program studi bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertempat di Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan santri dalam pengelolaan  lingkungan berkelanjutan dan edukasi ekoteologi.”

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan santri dalam pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan Pondok Pesantren melalui pengenalan jenis sampah, cara memilah sampah sampai pada praktik langsung pengelolaan sampah hingga menjadi kompos.

Dalam sambutannya, ketua PKM Ibu Iftitah Utami., M.Sy menyampaikan pentingnya peneglolaan sampah mandiri di lingkungan pondok pesantren. Beliau juga menegaskan bahwa dengan adanya pengelolaan sampah yang baik, pesantren dapat memanfaatkan sampah menjadi pupuk, yang dapat digunakan untuk kebun pesantren.

Ekoteologi mengkaji hubungan antara ajaran agama dan tanggung jawab ekologis manusia. Dalam konteks pesantren, ekoteologi berfungsi sebagai pendekatan integratif yang menghubungkan spiritualitas Islam, etika lingkungan, dan praktik keseharian santri. Pendekatan ini hadir untuk menjawab urgensi kerusakan lingkungan yang semakin meningkat, termasuk persoalan perubahan iklim, pencemaran air, berkurangnya ruang hijau, dan meningkatnya jumlah sampah domestik.

Koordinator kebersihan Pondok Pesantren Darul Arifin turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKM ini. Ia menyambut positif program yang digagas oleh dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan berharap agar kolaborasi ini dapat terus berlanjut, terutama dalam hal pengelolaan sampah plastik.

Kegiatan pengenalan Pengelolaan sampah ini berlangsung interaktif dimulai dengan penyampaian materi dari beberapa narasumber di ikuti pula dengan proses tanya jawab bersama santri pondok pesantren, serta praktik langsung dilapangan terkait dengan cara pembuatan kompos sederhana menggunakan metode tumpuk.

Melalui kegiatan PKM ini, dosen UIN STS Jambi juga berharap dapat  berkontribusi dalam peningkatan kualitas pengelolaan sampah di pondok pesantren darul arifin jambi. Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh LPPM UIN STS Jambi. Lingkungan pesantren yang sehat merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan proses pendidikan, pembinaan karakter, serta ibadah santri. Kepadatan hunian, aktivitas kolektif, dan keberagaman latar belakang santri menjadikan pesantren sebagai lingkungan yang memiliki risiko kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penyehatan lingkungan pesantren menjadi kebutuhan strategis dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital

9 Agustus 2026 - 01:22 WIB

Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi

8 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan

8 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan

6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015

6 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Trending di Jambi