Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

DPRD Jambi Dikecam Usai Gelar Pertemuan Mendadak dengan PT SAS, Warga: Kami Tidak Butuh Dialog Lagi!

badge-check


					DPRD Jambi Dikecam Usai Gelar Pertemuan Mendadak dengan PT SAS, Warga: Kami Tidak Butuh Dialog Lagi! Perbesar

Jambi, 3 Oktober 2025 elangnusantara.com – DPRD Provinsi Jambi menuai kritik keras usai menginisiasi pertemuan mendadak dengan PT SAS dan sebagian warga pada Kamis sore (02/10/2025). Pertemuan itu dinilai mengangkangi kesepakatan antara masyarakat dengan Gubernur Jambi, yang sebelumnya telah menegaskan aktivitas PT SAS harus dihentikan sampai ada adu data resmi terkait dampak stokpile.

Dalam rekaman video yang beredar, perwakilan warga, Dlomiri, menegaskan masyarakat hadir bukan untuk berdialog, melainkan memastikan tidak ada agenda yang keluar dari jalur.

“Masyarakat kaget dengan adanya agenda pertemuan seperti ini di luar kesepakatan dengan Gubernur. Kami hadir hanya untuk memastikan tidak ada dialog, karena yang harus difollow up adalah adu data dari PT SAS mengenai rencana mereka di stokpile. Itu yang penting, bukan membuka dialog baru,” tegasnya.

Ketua Barisan Perjuangan Rakyat ‘Rahmat, menegaskan bahwa DPRD semestinya memahami bahwa dialog formal sudah pernah dilakukan sebelumnya melalui fasilitasi Gubernur atas permintaan warga.

Oleh karena itu, apa yang dibutuhkan masyarakat dari DPRD bukanlah memediasi ulang pertemuan, melainkan sikap tegas menolak stokpile PT SAS.

“Pertemuan yang difasilitasi DPRD ini jelas di luar ekspektasi masyarakat. Kami tidak butuh dialog lagi, yang kami butuhkan adalah keberpihakan DPRD untuk berdiri bersama rakyat,” lanjutnya.

Warga juga mempertanyakan kehadiran salah satu petinggi ormas dan perwakilan media tertentu dalam forum tersebut. Mereka menduga ada kepentingan lain yang justru mengaburkan fokus utama persoalan.

Direktur Walhi Jambi, Oscar Anugrah, menilai langkah DPRD menginisiasi pertemuan ini justru merugikan warga.

“Kami sangat menyayangkan ada upaya PT SAS untuk tetap bisa beraktivitas dengan cara melibatkan DPR. Padahal kesepakatan bersama Gubernur sudah jelas: PT SAS harus menghentikan aktivitas sampai dilakukan adu data secara resmi. Tapi tiba-tiba DPR mengorganisir pertemuan sendiri, bahkan terkesan diam-diam tanpa undangan resmi. Ini menciptakan kondisi yang mencurigakan,” tegasnya.

Oscar menambahkan, DPRD semestinya tidak menyalahi kesepakatan yang sudah dibuat bersama pemerintah provinsi dan masyarakat. “Fokus kita seharusnya adalah mempersiapkan data untuk diuji.

Pertanyaannya sederhana: apakah PT SAS bisa menjamin bahwa aktivitas stokpile mereka tidak berdampak pada lingkungan dan sosial masyarakat? Itu yang harus dijawab, bukan membuka forum-forum baru yang justru melemahkan posisi warga,” ujarnya.

Situasi ini memperlihatkan kian tajamnya ketegangan antara masyarakat, DPRD, dan PT SAS. Sikap DPRD yang dianggap tidak berpihak membuat warga semakin khawatir bahwa aspirasi mereka akan dikaburkan oleh kepentingan politik dan ekonomi tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

25 Mei 2026 - 00:06 WIB

Ketum PWDPI M. Nurullah RS: APH Wajib Telusuri Pemilik Bank Keliling dan Asal Usul Senjata Tajam/Peluru

25 Mei 2026 - 00:04 WIB

Ketua PC PMII Sarolangun, Nanda: Polres Harus Bertindak Tanpa Pandang Bulu Terhadap PETI

23 Mei 2026 - 10:38 WIB

Trending di Headline