Menu

Mode Gelap
Jejak Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Jambi Sebut Mantan Pelaku Ungkap Peran “Apek Bungo” dan Suhaimi Bupati Merangin M. Syukur Buka Bimtek SDM Diskominfo dan Dorong Insan Pers Adaptif di Era Digital Ketua DPD GRIB Jaya Jambi: Saatnya Aparat Penegak Hukum Periksa Dugaan Manipulasi Tata Kelola Izin Tambang di Jambi Lima Personel Polda Jambi Dipecat Terkait Kematian Brigadir EWS, Proses Pidana Tetap Berjalan Satresnarkoba Polresta Jambi Sisir Pulau Pandan, Enam Orang Positif Narkoba Diamankan Komentar Warganet Jadi Cermin Kerinduan akan Sungai Batanghari Yang Pernah Jernih di Tahun 2015

Headline

Diduga Terjadi Pencemaran Sungai oleh Limbah Potong Ayam di Handil, Kota Jambi: PT Jantan Sukses Sejahtera Disorot!

badge-check


					Diduga Terjadi Pencemaran Sungai oleh Limbah Potong Ayam di Handil, Kota Jambi: PT Jantan Sukses Sejahtera Disorot! Perbesar

elangnusantara.com 15 Juni 2025 – Tim investigasi Elang Nusantara melakukan penelusuran terhadap dugaan pencemaran lingkungan yang bersumber dari aktivitas pemotongan ayam dan ternak milik PT. Jantan Sukses Sejahtera (PT. JSS), berlokasi di Kebun Handil, Kota Jambi. Perusahaan ini disebut dikelola oleh individu berinisial JH dan HD, dengan JH juga berperan sebagai pemilik dan penanggung jawab pengelolaan lingkungan perusahaan.

Laporan awal berasal dari warga yang mencurigai adanya aktivitas tidak ramah lingkungan di lokasi tersebut. Pada 31 Mei 2025 pukul 22.00 WIB, tim turun ke lapangan dan menemui Ketua RT setempat, yang rumahnya bersebelahan langsung dengan lokasi pemotongan. Dalam penelusuran awal, kami juga mewawancarai seorang warga yang mengonfirmasi bahwa aliran air dari lokasi usaha terhubung langsung ke parit lingkungan. Ia menyebut bahwa “Kalau ke arah sini baunya nggak terlalu menyengat, Bang. Tapi kalau musim kering, itu amisnya terasa banget.”

Seorang narasumber lainnya menambahkan bahwa aktivitas pemotongan ayam dilakukan rutin setiap malam mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari. Limbah seperti darah dan bulu ayam diduga dibuang melalui saluran pipa menuju badan air. “Kami sering lihat bulu ayam nyangkut di parit, karena aktivitas kami sering di sekitar situ,” ujarnya.

Saat investigasi lapangan pertama dilakukan pada 31 Mei 2025, tim menemukan empat corong pipa yang diduga kuat menjadi jalur pembuangan limbah langsung ke sungai atau parit. Meski tidak ditemukan limbah padat seperti darah atau bulu ayam saat itu, bau amis sangat menyengat tercium di sekitar titik pembuangan.

Kunjungan lanjutan pada 15 Juni 2025 pukul 05.50 WIB menemukan fakta yang lebih serius. Tumpukan limbah padat berupa kulit ayam dan bulu halus ditemukan menyumbat saluran drainase. Bau busuk yang menyengat tercium tajam, dan lalat tampak mengerubungi area tersebut, sebagaimana terekam dalam dokumentasi video tim investigasi.

Setelah dilakukan penelusuran administratif, diketahui bahwa PT. JSS memiliki kelengkapan izin yang rapi dan sah. Namun, indikasi pencemaran lingkungan tetap ditemukan di lapangan akibat buruknya sistem pengelolaan limbah.

Berdasarkan temuan tersebut, kami akan mendorong Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Provinsi Jambi dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi untuk:

• Melakukan peninjauan ulang terhadap lokasi usaha,

• Melakukan audit langsung terhadap sistem pengelolaan limbah,

• Menegakkan standar pengawasan secara maksimal, agar tidak terjadi pencemaran lebih lanjut yang merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Setiap aktivitas industri, sekecil apa pun, harus tunduk pada prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan, demi menjamin hak warga atas lingkungan yang bersih dan sehat.

Respons Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Saat dikonfirmasi oleh tim, Bapak Fauzi, dari bidang Penataan dan Penegakan Hukum DLH Kota Jambi, menyampaikan:

“Terima kasih atas informasinya, Pak. Insya Allah besok saya minta tim turun ke lokasi. Segera juga saya infokan ke PPLH.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Headline