Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

Ratusan Massa Demo di Mapolresta Bandar Lampung, Tuntut Penetapan Tersangka Konflik Malahayati

badge-check


					Ratusan Massa Demo di Mapolresta Bandar Lampung, Tuntut Penetapan Tersangka Konflik Malahayati Perbesar

Ratusan Massa Demo di Mapolresta Bandar Lampung, Tuntut Penetapan Tersangka Konflik Malahayati

Bandar Lampung – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Provinsi Lampung (AMP3L) dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polresta Bandar Lampung, Senin (14/4/2025).

Mereka menuntut agar kepolisian segera menuntaskan dugaan pemalsuan dokumen akta Yayasan Universitas Malahayati, yang diduga menjadi pemicu konflik internal kampus tersebut.

Koordinator lapangan aksi menyampaikan bahwa peserta unjuk rasa terdiri dari mahasiswa, orang tua mahasiswa, hingga karyawan Universitas Malahayati.

“Kami menuntut Kapolresta Bandar Lampung untuk berani menegakkan supremasi hukum. Laporan kami dengan nomor LP/B/1601/X1/2024 telah kami sampaikan, dan menurut kami sudah cukup dua alat bukti. Maka tidak ada alasan lagi bagi Kapolresta untuk tidak segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen akta yayasan Universitas Malahayati,” tegasnya di hadapan massa.

Massa juga menyoroti dampak konflik yang telah mengganggu aktivitas akademik dan suasana belajar-mengajar di lingkungan kampus.

“Kami masih percaya bahwa Kapolresta Bandar Lampung tidak bisa diintervensi oleh siapapun dan oleh kekuatan apapun. Oleh karena itu, kami mendesak agar beliau tidak ragu dalam menegakkan hukum dan menetapkan tersangka secara objektif dan profesional,” ujarnya, disambut sorakan dukungan dari peserta aksi.

Mereka menilai, sikap tegas aparat penegak hukum sangat penting untuk mengakhiri polemik berkepanjangan di Universitas Malahayati.

AMP3L juga mengingatkan, apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, maka aksi dengan massa yang lebih besar akan kembali digelar.

“Jika aparat tidak menunjukkan keberanian dalam menegakkan hukum, kami akan datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak untuk menuntut keadilan ditegakkan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, aparat kepolisian bersiaga menjaga jalannya aksi yang berlangsung damai.

Bahkan, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jakob Tilukay, turut hadir menemui massa dan berdialog langsung dengan perwakilan pengunjuk rasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat

30 Mei 2026 - 18:20 WIB

FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah

30 Mei 2026 - 17:53 WIB

GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika

29 Mei 2026 - 02:30 WIB

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Trending di Headline