Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Jambi

Irawan dan Eko Diduga Pemain Minyak Ilegal di Desa Pompa Air Batanghari: Aparat Desa dan Pemerintah Daerah Terlibat?

badge-check


					Irawan dan Eko Diduga Pemain Minyak Ilegal di Desa Pompa Air Batanghari: Aparat Desa dan Pemerintah Daerah Terlibat? Perbesar

Irawan dan Eko Diduga Pemain Minyak Ilegal di Desa Pompa Air Batanghari: Aparat Desa dan Pemerintah Daerah Terlibat?

 

Batanghari, Jambi – Aktivitas tambang minyak ilegal di Desa Pompa Air dan Desa Bungku Kabupaten Batang Hari semakin meluas dan menjamur, Dua nama yang berhasil di investigasi oleh awak media ialah Irawa* dan Ek*, disebut-sebut mereka adalah aktor utama di balik aktivitas yang diduga melibatkan jaringan kejahatan terorganisir yang sangat merugikan negara. Informasi terbaru mengungkap adanya koordinasi yang tersistematis dan terstruktur dalam kegiatan ini, melibatkan oknum aparatur desa M.Ya*in dan Arda*i, aparat kepolisia*, bahkan personel T*I.

 

Menurut sumber terpercaya, aktor-aktor tersebut diduga saling bekerja sama untuk menjalankan operasi tambang ilegal secara lancar. Aparatur desa setempat dinilai berperan dalam memuluskan aktivitas tambang ini, sementara oknum dari aparat penegak hukum diduga turut memberikan perlindungan. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik pembiaran dan konspirasi di balik layar.

 

Kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal ini semakin parah, mulai dari tercemarnya sumber air hingga rusaknya ekosistem di sekitar lokasi tambang. Warga setempat menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah Kabupaten Batanghari yang dianggap tidak mampu mengendalikan situasi. Beberapa pihak bahkan menyebut pemerintah daerah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kerusakan alam ini karena gagal melakukan pengawasan dan penegakan hukum yang tegas.

Desakan masyarakat agar pemerintah segera bertindak semakin kuat, terutama untuk memberantas tambang minyak ilegal yang tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial di wilayah tersebut. Hingga saat ini, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan keterlibatan aparatur desa dan aparat keamanan dalam jaringan mafia minyak tersebut.

 

Aktivitas tambang ilegal menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Menjamur nya aktivitas tambang Illegal ini juga menunjukkan penegakan hukum yang sangat lalai, dimana hal-hal yang sudah dilarang oleh undang-undang justru sangat bebas dilakukan sebagian oknum. Bukan rahasia umum lagi bang, di bungku ini banyak sumur minyak illegal, yang main banyak orang-orang berdinas bang, kami masyarakat tidak mendapatkan apapun dari aktivitas ini, kebanyakan orang dari luar daerah yang jadi pemain disini bang. ujar X salah satu warga yang di wawancarai oleh tim awak media

pernyataan warga itu semakin di kuatkan oleh temuan tim di lapangan, memang sangat banyak sumur minyak illegal di daerah bungku.

 

Untuk memberantas kejahatan ini tentunya di butuhkan langkah konkret dari pemerintah dan penegak hukum menindak secara serius setiap oknum yang terlibat serta memberikan efek jera agar aktivitas ilegal ini bisa di hentikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat

30 Mei 2026 - 18:20 WIB

FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah

30 Mei 2026 - 17:53 WIB

GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika

29 Mei 2026 - 02:30 WIB

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Trending di Headline