Menu

Mode Gelap
Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi Diduga Lakukan Penyelewengan BBM dan Ganti Plat di Pinggir Jalan, Mobil Tangki PT Karo Jambi Jadi Sorotan Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

Headline

Diduga Marak BBM Subsidi Ilegal di Jambi, Panglima SATBEL Pers PWDPI Angkat Bicara

badge-check


					Diduga Marak BBM Subsidi Ilegal di Jambi, Panglima SATBEL Pers PWDPI Angkat Bicara Perbesar

Diduga Marak BBM Subsidi Ilegal di Jambi, Panglima SATBEL Pers PWDPI Angkat Bicara

Jakarta-Panglima Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers), Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Dedi Supiandi angkat bicara Terkait maraknya dugaan pennyimpangan Bahan Bakar Minnyak Subsidi di Kota Jambi.

“Saya minta kepada Mentri BUMN segera menindak tegas dan mengevaluasi para perusaan BUMN terutama Pertamina yang ada di Jambi serta seluruh Indonesia. Hasil laporan para anggota PWDPI di Jambi bannyak oknum pemain minnyak BBM bersubsidi disalahgunakan,”tegas Kang Dedi Panggilan Akrab Pnglima Satbel Pers PWDPI pada (23/11/2024).

Panglima Satbel Pers menjelaskan, selain sebagai sosial kontrol, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia juga memiliki visi dan misi ikut serta dalam membela negara melalui bidang Satbel Pers.

“Jadi selain untuk membela para jurnalis yang dikirimi alkan kami juga berkewajiban ikut serta membela negara termasuk dari para oknum yang merugikan perusahaan milik negara,”ujarnya.

Panglima Satbel juga minta kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut para pelaku diduga Malik BBM bersubsidi milik negara di Provinsi Jambi.

“Tidak menutup kemungkinan pennyimpangan BBM di Jambi melibatkan para oknum petinggi perusahaan Pertamina yang ada di Jambi,”ungkap Panglima Satbel.

Terpisah, seperti kita ketahui Tim media yang tergabung pada PWDPI menemukan dugaan pennyimpangan BBM bersubsidi Pada tanggal 10 November 2024.

Tim investigasi mendapatkan informasi bahwa adanya tindakan penyelewengan minyak subsidi BBM oleh oknum sopir armada tangki merah putih PT Elnusa Petrofin, dia menjual minyak sebanyak 16.000 liter kepada salah satu gudang yang diduga sebagai tempat penimbunan dan pendistribusian BBM ilegal di Jambi pada siang hari sekitar pukul 11.30 Wib.

Setelah tim melakukan penelusuran lebih lanjut, kami menemukan keterangan dari salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa “benar ada mobil Merah Putih PT Elnusa Petrofin membongkar muatan BBM subsidi tersebut di salah satu gudang penimbunan minyak ilegal yang berlokasi di daerah pal 10 / lingkar barat Kota Jambi, gudang penimbunan dan pendistribusian minyak tersebut miliki seseorang bernama cane.

Setelah menjual minyak tersebut, sopir langsung melarikan diri dengan membawa hasil penjualan BBM subsidi tersebut, nilainya ditaksir mencapai Rp 150.000.000 rupiah, dan meninggalkan mobil tangki tersebut di salah satu cucian mobil, lebih tepatnya di kafe MM, tak jauh dari gudang milik cane.

Pada pukul 21.30 Wib, tim kembali memantau pergerakan mobil tangki tersebut yang dikendarai oleh orang tak dikenal, dan dikawal oleh dua unit mobil berwarna hitam dan silver bergerak masuk kembali ke gudang penimbunan dan pendistribusian minyak ilegal milik cane, dugaan kuat mereka melakukan pengisian BBM kembali ke mobil tangki tersebut, tak berselang lama, mobil tersebut keluar dari gudang cane dan kembali di kawal oleh mobil silver menuju ke arah pom bensin yang ada di wilayah kota jambi.

Tim sempat kehilangan jejak, namun pada pukul 00.34 Wib malam tim kembali menemukan mobil tangki tersebut telah melakukan bongkar muat.

Pertanyaannya adalah, dimana mobil tangki dengan nopol B9490SFV tersebut membongkar muatan nya? Kenapa mobil tangki tersebut masuk ke gudang penimbunan dan pendistribusian minyak ilegal milik cane?

Hingga saat ini kami belum menemukan keterangan dari pihak PT Elnusa Petrofin ataupun pihak Pertamina, kami mendorong semua pihak yang terlibat untuk segera memberikan keterangan terkait dengan aktivitas penyelewengan ini. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Danau Ranau: Secuil Surga Di Balik Bukit, Destinasi Ideal Wisatawan

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Viral Klaim 325 Kilogram Emas di Rumah Eks Wakil Menteri, Ini Hasil Penelusuran Fakta

23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Semua Pihak Diminta Berhemat, Ekonom Dukung Penghapusan Usulan Tambahan Anggaran IKN

22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Trending di Headline