Menu

Mode Gelap
Polemik Karhutla Jambi: 7 Tersangka dan 6 Perkara Masuk Proses Hukum, Polda Jambi “Bukan Perusahaan” Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Tembus 300 Hektare, Asap Mulai Selimuti Kota Warga Terpapar Asap, 1.965 Titik Panas Terdeteksi: Karhutla Jambi Jadi Alarm Krisis Ekologis Kebijakan Sampah Walikota Kota Jambi Disorot, PWDPI Dorong Evaluasi dari Perspektif Hukum dan Etika Politik Dihajar Jawa Tengah 3-1 di Laga Kedua, Banteng Jambi United Terpuruk ke Dasar Klasemen Karhutla Muaro Jambi Mengganas, PBP Dorong Pencegahan Berbasis Masyarakat

Jambi

Dihajar Jawa Tengah 3-1 di Laga Kedua, Banteng Jambi United Terpuruk ke Dasar Klasemen

badge-check


					Dihajar Jawa Tengah 3-1 di Laga Kedua, Banteng Jambi United Terpuruk ke Dasar Klasemen Perbesar

Jambi, 14 Agustus 2026 – elangnusantara.com — Asa Banteng Jambi United untuk melangkah jauh di ajang Soekarno Cup 2026 semakin berat. Tim asal Jambi tersebut kembali menelan kekalahan pada laga kedua Grup D setelah dihentikan Jawa Tengah dengan skor 3-1.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis malam (13/8/2026), menjadi hasil pahit kedua bagi Jambi dalam turnamen yang mempertemukan tim-tim dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sebelumnya, Banteng Jambi United juga harus mengakui keunggulan Papua dengan skor telak 4-0. Kekalahan kedua membuat Jambi belum mengoleksi satu pun poin dari dua pertandingan.

Dengan raihan 0 poin, Banteng Jambi United kini terpuruk di dasar klasemen sementara Grup D. Dua pertandingan menghasilkan dua kekalahan, dengan catatan kebobolan tujuh gol dan baru mencetak satu gol.

Kondisi tersebut tentu menjadi pekerjaan berat bagi tim Jambi. Sebab, sejak awal keikutsertaan, manajemen Banteng Jambi United membawa ambisi besar untuk bersaing dan merebut gelar juara Soekarno Cup 2026.

Namun, target tersebut justru berbanding terbalik dengan performa yang diperlihatkan di lapangan.

Kekalahan dari Jawa Tengah juga praktis membuat peluang Jambi untuk lolos dari fase grup semakin tipis. Masih ada satu pertandingan menghadapi DKI Jakarta, tetapi secara matematis posisi Jambi sudah berada dalam situasi sangat sulit.

Sementara itu, persaingan di Grup D masih terbuka bagi Jawa Tengah dan Papua.

Jawa Tengah menjaga peluang lolos setelah meraih kemenangan atas Jambi. Mereka harus memenangkan pertandingan terakhir melawan Papua untuk memperbesar kesempatan melaju ke fase berikutnya.

Di sisi lain, DKI Jakarta berada di posisi teratas setelah mengalahkan Papua 1-0. Hasil tersebut membuat DKI mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Papua berada di posisi kedua dengan tiga poin, sementara Jawa Tengah dan Jambi berada di bawahnya.

Banteng Jambi United masih memiliki satu pertandingan terakhir menghadapi DKI Jakarta.

Laga tersebut memang tidak mudah. DKI datang dengan modal dua kemenangan dan enam poin, sementara Jambi harus bangkit setelah dua kekalahan beruntun.

Bagi Jambi, pertandingan terakhir bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menutup kiprah di Soekarno Cup 2026 dengan performa yang lebih baik.

Turnamen Soekarno Cup 2026 sendiri diikuti 16 provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali, Papua, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Maluku, Jambi dan Sumatera Utara.

Seluruh pertandingan digelar di sejumlah stadion di Jawa Timur dan disiarkan melalui kanal YouTube Soekarno Cup 2026.

Dari ambisi juara hingga terpuruk di dasar klasemen, Banteng Jambi United kini dituntut menunjukkan mental bangkit. Setidaknya, satu laga terakhir menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa Jambi datang bukan sekadar sebagai peserta.

Sumber: JambiUpdate.co, diolah redaksi elangnusantara.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Karhutla Jambi: 7 Tersangka dan 6 Perkara Masuk Proses Hukum, Polda Jambi “Bukan Perusahaan”

14 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Tembus 300 Hektare, Asap Mulai Selimuti Kota

14 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Warga Terpapar Asap, 1.965 Titik Panas Terdeteksi: Karhutla Jambi Jadi Alarm Krisis Ekologis

14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kebijakan Sampah Walikota Kota Jambi Disorot, PWDPI Dorong Evaluasi dari Perspektif Hukum dan Etika Politik

14 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Karhutla Muaro Jambi Mengganas, PBP Dorong Pencegahan Berbasis Masyarakat

14 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Trending di Jambi