Menu

Mode Gelap
Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Bayar Pakai Yuan Arah Negeri Luncurkan Program Website Gratis untuk Organisasi Mahasiswa Dan Pemuda Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

Headline

Kadafi: Dari Pesantren untuk Bumi Edukasi Bank Sampah dan Limbah Rumah Tangga oleh BRIN dan Komisi X DPR RI

badge-check


					Kadafi: Dari Pesantren untuk Bumi Edukasi Bank Sampah dan Limbah Rumah Tangga oleh BRIN dan Komisi X DPR RI Perbesar

Pesawaran, 29 Juli 2025 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Bank Sampah dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga” pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Pondok Pesantren Al-Hidayat, Gerning, Kabupaten Pesawaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKPRIM (Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi pada Masyarakat), yang bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan inovasi serta keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., anggota DPR RI Komisi X FPKB, yang dalam sambutannya menyampaikan:

“Pesantren sebagai pusat pendidikan spiritual juga harus menjadi pusat penggerak inovasi dan pelestarian lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli dan tanggap terhadap isu-isu lingkungan.” – Muhammad Kadafi

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari BRIN, Faizinal Abidin, dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari santri dan masyarakat sekitar Ponpes Al-Hidayat.

Buya Maksum Abror, Pengasuh Ponpes Al-Hidayat Gerning, turut menyambut positif kegiatan ini:

“Kami sangat berterima kasih atas dipilihnya Ponpes Al-Hidayat sebagai lokasi kegiatan ini. Edukasi lingkungan seperti ini sangat relevan dan bermanfaat, terutama bagi para santri yang akan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.” – Buya Mahksum Abror

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman praktis mengenai pengelolaan limbah rumah tangga, pembuatan kompos, serta pengembangan bank sampah sebagai solusi ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta kolaborasi berkelanjutan antara lembaga riset, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis riset dan berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dunia Mengakui! Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Justru Yang Terendah

22 Maret 2026 - 12:51 WIB

Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Adrianto Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun dalam Kasus Korupsi Migas

22 Maret 2026 - 03:32 WIB

BlackRock Kantongi Cuan Ratusan Miliar dari Saham Emas RI, Asing Makin Agresif Borong ANTM dan BRMS

22 Maret 2026 - 03:16 WIB

Diduga Dana Rp8 Miliar Bantuan Perkebunan Diselewengkan, Warga Dusun Mudo Geram: Ketua KUD Mengaku, Kades Bungkam

19 Maret 2026 - 03:43 WIB

Isu Jaringan PETI Batang Asai Memanas, Nama Uda Zainal dan Dugaan Beking Ikut Disebut

15 Maret 2026 - 12:36 WIB

Trending di Headline