Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh Ketum DPP PWDPI Minta Aparat Penegak Hukum Bebaskan Mbah Mujiran Demi Nilai Kemanusiaan

Headline

Gudang Minyak Ilegal Milik Adi Terbakar di Mendalo: Diduga Seringkali Jadi Tempat Penyelewengan Minyak BBM Bersubsidi

badge-check


					Gudang Minyak Ilegal Milik Adi Terbakar di Mendalo: Diduga Seringkali Jadi Tempat Penyelewengan Minyak BBM Bersubsidi Perbesar

Gudang Minyak Ilegal Milik Adi Terbakar di Mendalo: Diduga Seringkali Jadi Tempat Penyelewengan Minyak BBM Bersubsidi

Muaro Jambi — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang minyak ilegal yang terletak di kawasan Mendalo, Desa Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat malam (12/4). Lokasi kebakaran yang hanya berjarak beberapa kilometer dari kawasan pendidikan di Kota Jambi ini memicu kekhawatiran besar dari masyarakat dan aktivis lingkungan karena mengancam keselamatan publik dan memperlihatkan dugaan praktik pelanggaran hukum yang terorganisir.

Dari informasi yang diperoleh, gudang minyak tersebut diketahui milik seorang anggota TNI aktif bernama Adi yang bertugas di Kodim 0415 Jambi. Selain Adi, dua nama lain yang disebut sebagai pengelola operasional gudang juga mencuat, yaitu B. Sagala dan S. Sagala. Namun, identitas keduanya diduga sengaja dikaburkan untuk mengalihkan sorotan dari aktor utama yang terlibat.

Tak hanya itu, investigasi awal menunjukkan adanya nama R yang disebut-sebut sebagai pemasok utama minyak ke gudang tersebut. Dugaan semakin menguat bahwa minyak yang disimpan dan didistribusikan di lokasi itu merupakan BBM bersubsidi, berdasarkan kesaksian warga yang sering melihat mobil tangki angkutan Merah Putih keluar masuk dari dalam gudang sebelum peristiwa kebakaran terjadi.

“Kami warga di sini sudah lama tahu gudang itu beroperasi. Mobil tangki Merah Putih sering keluar masuk. Tapi tidak ada tindakan dari aparat. Sekarang setelah kebakaran, baru semua heboh,” ujar seorang warga Sungai Duren yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, seorang aktivis dari Jambi yang turut menyoroti kasus ini menyampaikan keprihatinannya dan mengecam keras lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut.

“Kami sedang mengusut secara serius kasus kebakaran gudang minyak ilegal ini. Ini bukan sekadar insiden biasa, tapi merupakan pelanggaran hukum yang berat. Baru kali ini kami tahu ternyata ada gudang minyak ilegal sebesar ini di kawasan Sungai Duren. Kami sangat menyayangkan”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional, Jambi Jadi Contoh Pengelolaan Migas Rakyat

30 Mei 2026 - 18:20 WIB

FPTI Jambi Resmi Dilantik, Targetkan Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing Daerah

30 Mei 2026 - 17:53 WIB

GMNI Jambi Soroti Lemahnya Sinergitas ESDM dan APH dalam Kasus PETI Berkedok Pasir Silika

29 Mei 2026 - 02:30 WIB

Gejolak PETI Sarolangun: Oknum Polisi “WG” Diduga Pemilik Exavator, Aliansi Masyarakat Dorong Kapolres Segera Lakukan PTDH Jika Terbukti

27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ratusan Buruh Koperasi TKBM Panjang Menolak Keras Oknum Ormas yang Berpotensi Pecah Belah Buruh

25 Mei 2026 - 00:08 WIB

Trending di Headline