Menu

Mode Gelap
Muaro Jambi Dikepung 392 Titik Panas, Ancaman Karhutla Meningkat Saat Puncak Kemarau Masih Mengintai Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

Jambi

Dedi Seorang Mafia Minyak Ilegal di Banyuasin Diduga Kebal Hukum, Kapolda Sumsel Dan Jajaran Diminta Bertindak!

badge-check


					Dedi Seorang Mafia Minyak Ilegal di Banyuasin Diduga Kebal Hukum, Kapolda Sumsel Dan Jajaran Diminta Bertindak! Perbesar

Dedi Seorang Mafia Minyak Ilegal di Banyuasin Diduga Kebal Hukum, Kapolda Sumsel Dan Jajaran Diminta Bertindak!

 

Banyuasin, Sumatera Selatan – Seorang pria yang dikenal dengan panggilan Dedi diduga kuat sebagai dalang jaringan mafia minyak ilegal di wilayah Banyuasin. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya menyebutkan bahwa Dedi bukan hanya terlibat dalam penyelundupan minyak ilegal, tetapi juga diduga melakukan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar dengan minyak hasil olahan ilegal.

 

Berdasarkan hasil investigasi, Dedi tidak memiliki gudang minyak sendiri, namun ia diketahui sebagai pemilik armada pengangkut minyak ilegal. Mobil cold diesel yang digunakan telah dimodifikasi secara khusus agar dapat menampung minyak di bak mobil, memungkinkan distribusi ilegal berjalan tanpa terdeteksi aparat.

 

Modus Operandi dan Dugaan Jaringan Mafia

Menurut keterangan warga sekitar, Dedi berasal dari Pangkalan Balai, Banyuasin 3. Ia diduga membeli minyak hasil masakan dari kilang ilegal sebelum kemudian dijual ke Jakarta. Lokasi yang sering digunakan oleh kelompok ini untuk berkumpul dan mengecek sampel minyak berada di Lebuk Karet, di sekitar sebuah **bengkel las bak mobil**.

 

Yang lebih mengejutkan, masyarakat setempat menyebut bahwa Dedi dan kelompoknya seolah “kebal hukum” di wilayah Banyuasin 3. Dugaan kuat beredar bahwa ada oknum aparat yang telah menerima suap untuk melindungi bisnis haram ini.

 

Aspek Hukum dan Tuntutan Masyarakat

Tindakan yang dilakukan Dedi dan kelompoknya melanggar sejumlah regulasi, di antaranya:

 

1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang melarang setiap bentuk usaha ilegal terkait distribusi BBM tanpa izin resmi.

2. Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang mengatur tentang penyalahgunaan BBM subsidi dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

3. Pasal 263 KUHP, jika terbukti ada pemalsuan dokumen untuk menutupi aktivitas ilegal ini.

4. Pasal 55 dan 56 KUHP, jika terbukti ada keterlibatan oknum aparat yang membantu atau melindungi praktik ilegal ini.

 

Atas dasar ini, masyarakat meminta Kapolda Sumatera Selatan untuk segera mengambil langkah tegas dalam membongkar sindikat ini. Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, maka perlu dilakukan penyelidikan internal agar hukum dapat ditegakkan tanpa pandang bulu.

 

Pemberantasan mafia minyak ilegal bukan hanya menyangkut pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut kepentingan negara dan masyarakat. Kerugian negara akibat praktik ilegal ini bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya, yang seharusnya dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

 

Seruan untuk Aparat Penegak Hukum

Publik menunggu respons dari Kapolda Sumsel dan instansi terkait. Jika kasus ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin praktik ilegal semacam ini semakin meluas dan merugikan masyarakat luas.

 

Apakah aparat berani bertindak atau akan terus membiarkan mafia minyak ilegal merajalela?Jawaban atas pertanyaan ini kini ada di tangan penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muaro Jambi Dikepung 392 Titik Panas, Ancaman Karhutla Meningkat Saat Puncak Kemarau Masih Mengintai

27 Juli 2026 - 03:16 WIB

Investigasi Khusus: Puluhan Excavator Milik PT Daffa Mitra Forestry Diduga Dialihfungsikan Untuk PETI di Merangin

26 Juli 2026 - 17:40 WIB

Mobil Tangki Solar Industri PT TPE Terbalik di Jalur Jambi Kerinci, Penyebab Masih Diselidiki

26 Juli 2026 - 14:47 WIB

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Wali Kota Maulana Pimpin Patroli Gabungan Skala Besar di Kota Jambi

26 Juli 2026 - 11:49 WIB

Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Raih Predikat Cumlaude, Bukti Kampus Inklusif Mampu Cetak Prestasi

25 Juli 2026 - 15:56 WIB

Trending di Jambi